Bagikan:

JAKARTA - Manajer anyar Nottingham Forest Vitor Pereira melakukan debut manis saat Tim asuhannya menghancurkan Fenerbahce 3-0 pada playoff pertama Liga Europa di Stadion Fenerbahce Sukru Saracoglu Spor Kompleksi, Istanbul, Jumat, 20 Februari 2026 dini hari WIB. Kemenangan yang menjadikan Forest berada di pole position untuk lolos ke 16 besar.

Pereira menjadi manajer keempat Forest musim ini. Pereira yang sebelumnya diberhentikan sebagai manajer Wolverhampton Wanderers pada November 2025 karena timnya menduduki dasar klasemen Premier League Inggris ini sepakat menandatangani kontrak dengan Forest selama 18 bulan. Dirinya menggantikan Sean Dyche yang dipecat pada akhir pekan lalu.

Forest memasuki musim yang sangat buruk setelah meraih sukses di musim sebelumnya. Saat mengawali kompetisi, Forest memecat Nuno Espirito Santo yang sukses membawa Forest ke papan atas sehingga bisa berlaga di Liga Europa. Posisi Espirito Santo kemudian digantikan Ange Postecoglou yang musim sebelumnya mengantarkan Tottenham Forest memenangi Liga Europa dengan mengalahkan Manchester United 1-0.

Namun Postecoglou hanya bertahan selama 39 hari sebelum dipecat dan jabatan manajer diserahkan Dyche. Hanya Dyche juga gagal mengangkat Forest dari papan bawah sehingga diberhentikan setelah bermain imbang 0-0 melawan Wolves dan sebelumnya kalah 3-1 saat menghadapi Leeds United. Posisi Dyche yang menangani Forest selama 114 hari kemudian diambil alih Pereira.

Dalam debutnya, Pereira sudah langsung membawa Forest bertarung di kompetisi Eropa. Tak hanya itu, Forest harus melakoni laga tandang dengan menyambangi markas Fenerbahce. Jelas bukan pekerjaan gampang karena menghadapi tim elite Turki yang sebelumnya ditangani Jose Mourinho. Namun setelah memberhentikan Mourinho, kini Fenerbahce di bawah asuhan Domenico Tedesco, eks pelatih tim nasional Belgia.

Meski menghadapi lawan tangguh yang memiliki deretan pemain top yang dipimpin eks bek Inter Milan dan Paris Saint-Germain, Milan Skriniar, namun Pereira mampu membawa Forest mengatasi tekanan. Bahkan Forest mampu membobol gawang tuan rumah hingga tiga kali.

“Saya sebetulnya sudah tahu sebelum saya datang bahwa tim ini memang memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka butuh hasil yang bagus. Namun yang terutama mereka harus bisa menikmati pertandingan,” kata Pereira seperti dikutip france24.

“Jadi saya hanya meminta kepada mereka untuk menunjukkannya di lapangan. Ternyata mereka mampu melakukannya. Mereka benar-benar menikmati pertandingan dan kami meraih hasil yang sangat bagus,” ucap pria asal Portugal yang dalam karier manajerialnya pernah mengarsiteki Fenerbahce.

Sebuah pencapaian yang mengesankan dalam debut Pereira mengingat Tedesco menurunkan skuad terbaik di laga itu. Mantan gelandang Chelsea N’Golo Kante dan Marco Asensio yang pernah menjadi pilar Real Madrid turut menjadi starter di Fenerbahce.

Kemenangan tersebut setidaknya memudahkan langkah Forest untuk lolos dari playoff dan mendapatkan tiket ke 16 besar. Apalagi pada laga kedua yang digelar di kandang sendiri di City Ground, 27 Februari 2026 dini hari WIB, The Tricky Trees hanya butuh hasil imbang.

Sebaliknya, Fenerbahce harus bekerja keras untuk menyingkirkan Forest. Mereka harus mengejar defisit gol untuk membalikkan keadaan dan itu bukan pekerjaan enteng bagi Tedesco.

Di laga itu, Pereira menampilkan Forest yang berbeda. Mereka mampu mendominasi permainan. Hanya Forest yang saat ini menempati peringkat 17 atau satu strip di atas zona degradasi di Premier League harus menunggu hingga menit 21. Bek Murillo yang mengatasi kebuntuan dengan membobol gawang Fenerbahce.

Unggul 1-0 menjadikan pemain Forest kian percaya diri. Mereka mencoba konsisten melakukan tekanan yang menyulitkan tuan rumah untuk mengembangkan permainan. Serangan Forest pun mampu merepotkan pertahanan Fenerbahce.

Puncaknya striker Igor Jesus berhasil memperbesar keunggulan Forest menjelang akhir babak pertama. Menerima assist dari Morgan Gibbs-White, pemain depan Brasil ini mampu mengonversinya menjadi gol sekaligus mengubah skor menjadi 2-0 di menit 43. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Forest tak mengubah permainan. Mereka tetap mendominasi dan tidak memberi kesempatan lawan untuk berkembang.

Bahkan Forest kembali membobol gawang Fenerbahce saat pertandingan baru berjalan lima menit. Kolaborasi Gibbs-White dan Jesus kembali memberi hasil positif. Kali ini, Jesus yang memberi assist untuk dituntaskan Gibbs-White.

Skor berubah 3-0 untuk Forest. Setelah gol itu, mereka memang menurunkan tempo permainan. Hanya Fenerbahce tetap kesulitan menembus pertahanan Forest. Tidak ada gol yang tercipta dan keunggulan tiga gol Forest tak berubah hingga peluit akhir berbunyi.