Bagikan:

JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menegaskan perubahan durasi waktu penyelenggaraan Indonesia Open yang dimulai 2027 merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung perkembangan bulu tangkis dunia.

Indonesia Open yang merupakan turnamen berlevel BWF Super 1000 mulai tahun depan akan digelar selama dua pekan. Hal itu mengikuti perubahan terbaru dari Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) yang mencakup beberapa hal.

Kepala Bidang Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, mengatakan bahwa format baru Indonesia Open tentu berdampak pada meningkatnya biaya operasional karena waktu pelaksanaan yang lebih panjang.

"Namun, PBSI memandang hal ini sebagai investasi jangka panjang untuk mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai turnamen primer dunia sekaligus menghadirkan standar penyelenggaraan yang sejalan dengan arah global BWF," ujar Bambang dalam keterangan yang diterima.

Indonesia Open merupakan satu dari lima BWF Super 1000 yang masuk dalam kalender tahun mendatang. Jumlah itu meningkat satu menyusul naiknya level Denmark Open dari BWF Super 750 ke level tertinggi mengikuti China Open, Malaysia Open, All England, dan Indonesia Open.

Bambang menyebut bahwa format baru ini juga memberikan nilai tambah dari sisi atlet karena bertambahnya jumlah peserta di nomor tunggal. Ia menilai hal itu akan membuka peluang yang lebih luas bagi atlet untuk tampil di level tertinggi.

"Dengan durasi turnamen yang lebih panjang serta hanya mengunakan dua lapangan pertandingan, atlet memiliki waktu istirahat yang lebih memadai. Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas permainan dan performa atlet sepanjang turnamen," ujarnya.

Kelima turnamen BWF Super 1000 tersebut akan diikuti oleh 48 pebulu tangkis di nomor tunggal dan nomor ganda tetap 32 pasangan. Nomor tunggal juga akan menggunakan sistem grup sebelum masuk ke babak gugur.

Bambang menekankan bahwa Indonesia Open juga akan dikemas dengan pendekatan sportainment yang memungkinkan hadirnya berbagai elemen hiburan dan aktivasi di luar lapangan pertandingan.

"Sportainment menjadi bagian penting untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi penonton di arena maupun penggemar yang mengikuti melalui siaran dan platform digital," ungkapnya.

Selain mengubah turnamen Super 1000, BWF juga memasukkan turnamen Super 100 ke dalam kalender BWF World Tour. Selain itu, mereka juga menaikkan total hadiah yang signifikan.