Bagikan:

JAKARTA - Transfer N'Golo Kante ke Fenerbahce akan segera rampung setelah Al Ittihad akhirnya setuju untuk melepasnya pada Selasa, 3 Februari 2026, waktu setempat.

Kesepakatan tersebut hampir gagal ketika klub Turki itu menyalahkan Al Ittihad atas kegagalan transfer tersebut pada hari yang sama.

Fenerbahce mengatakan kesepakatan tersebut--yang melibatkan striker Maroko, Youssef En-Nesyri, yang pindah ke arah sebaliknya--awalnya tidak dapat terlaksana karena kesalahan administrasi oleh klub Arab Saudi tersebut.

"Karena kesalahan pengisian informasi TMS (Transfer Matching System) yang relevan oleh klub lawan, prosedur tidak dapat diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer, karena alasan di luar kendali klub kami."

"Perpanjangan kontrak telah diminta, diskusi yang diperlukan telah dilakukan oleh klub kami dengan FIFA. Semua langkah telah diambil untuk menyelesaikan proses tersebut."

"Meskipun demikian, selama proses yang sedang berlangsung, klub lawan (Al Ittihad) gagal menyelesaikan prosedur tanpa memberikan alasan apa pun kepada kami," bunyi pernyataan Fenerbahce yang menambahkan bahwa mereka telah memperhatikan setiap detail dengan cermat.

Sebagaimana diketahui, penggunaan FIFA TMS wajib untuk semua transfer internasional.

Namun, akhirnya Al-Ittihad kemudian mengunggah pesan perpisahan di X, mengatakan bahwa mereka setuju untuk menjual sisa masa kontrak Kante. Artinya, persoalan administrasi di TMS sudah selesai dan kesepakatan transfer kembali dilanjutkan.

Pemain berusia 34 tahun itu, yang bergabung Al Ittihad pada 2023, baru-baru ini kembali ke Tim Nasional Perancis dan mencatatkan penampilan ke-65 untuk Les Bleus pada November 2025 dalam kemenangan 4-0 melawan Ukraina.

Sementara itu, Fenerbahce sedang mengejar gelar Liga Turki (Super Lig) pertama mereka dalam 12 tahun. Pada jendela transfer, mereka juga merekrut pemain asal Perancis lainnya, gelandang Matteo Guendouzi, yang berharap untuk merebut kembali tempat di Les Bleus menjelang Piala Dunia 2026.