Bagikan:

JAKARTA – Putri Kusuma Wardani tetap sangat hati-hati melawan Michelle Li di babak pertama India Open 2026 meskipun di atas kertas ia unggul catatan pertemuan melawan pebulu tangkis tunggal putri asal Kanada tersebut.

India Open yang berlevel Super 750 BWF akan berlangsung pada 13-18 Januari 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi. Indonesia hanya mengirim empat wakil ke turnamen tersebut.

Putri yang turun sebagai unggulan keenam merupakan satu-satunya tunggal putri Indonesia yang bermain di sana. Di atas kertas, ia masih unggul catatan menang-kalah 1-0 melawan Li, tetapi statistik itu tidak bisa menjamin bentrok mereka di babak pertama.

"Pertemuan pertama di Australia (Open 2025) lalu saya menang tiga gim dan itu tidak mudah. Jadi, dengan kondisi lapangan yang berbeda pastinya, saya harus lebih menyiapkan lagi," ujar Putri.

Pebulu tangkis 23 tahun itu melanjutkan perjalanan ke India setelah hanya sampai babak perempat final di Malaysia Open 2026 pekan kemarin. Perjalanannya di sana kandas melawan Wang Zhi Yi dari China, yang akhirnya keluar sebagai runner-up.

Putri yang baru pertama kali turun di ajang India Open mengatakan bahwa salah satu kendala yang bisa mengusik perjalanannya ke India ialah udara yang sangat dingin, baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Saya harus beradaptasi dengan kondisi ini. Harus pemanasan ekstra agar nanti masuk lapangan sudah panas. Semoga besok saat pertandingan sudah lebih baik," katanya.

Putri turun di India bersama Jonatan Christie (tunggal putra), Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani (ganda putra), dan Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi (ganda putri).

Jonatan akan memulai perjuangan melawan Jia Heng Jason Teh dari Singapura, Sabar/Reza bertemu Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh dari China Taipei, dan Lanny/Amallia bentrok dengan unggulan pertama Liu Sheng Shu/Tan Ning dari China.