JAKARTA - Penggawa PSIM Yogyakarta, Ze Valente telah mencatatkan 100 penampilan di Super League. Di balik catatan impresif itu, ia masih bertekad untuk membuat penampilan lebih banyak lagi.
Ze Valente pertama kali menjalani debut di Indonesia dengan membela PSS Sleman pada 2022. Catatan ke-100 dibuat kala ia membela PSIM Yogyakarta melawan PSBS Biak pada 29 Desember 2025.
Ia kemudian menambah catatannya di Super League menjadi 101 penampilan, ketika ia mencetak gol kemenangan dengan skor akhir 1-0 melawan Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Minggu, 4 Januari 2026.
Punya catatan impresif dalam penampilannya, Valente tak cepat puas diri. Ia justru bertekad untuk terus menambah jumlah tersebut selama masih berkesempatan tampil di Tanah Air.
BACA JUGA:
"Saya ingin mencapai sebanyak mungkin selama saya merasa dihargai di sini. Jadi, mari kita lihat apa yang terjadi tahun demi tahun."
"Jika saya bisa mencapai angka 200 pertandingan di liga ini, saya akan sangat senang," kata pemain asal Portugal itu, dikutip dari laman resmi PSIM pada Rabu, 7 Januari 2026.
Soal penampilan ke-100 di kompetisi level tertinggi Indonesia, Valente mengatakan itu ialah angka yang spesial. Terlebih bahwa ia datang ke Indonesia sebagai pemain yang belum pernah merasakan atmosfer sepak bola Asia.
"Itu hanya sebuah angka, tapi saya pikir di liga seperti Indonesia, memainkan 100 pertandingan selalu terasa spesial karena ini bukan liga yang mudah untuk bisa bertahan selama itu," ujarnya.
Valente menjalani karier sepak bola profesionalnya di Portugal. Selama kariernya, pemain berusia 31 tahun itu baru dua kali keluar dari negaranya, yakni ketika ia bermain di Spanyol dan Siprus. Namun, perjalanan kariernya di kedua negara itu tak berlangsung lama.

Dalam kesempatan sama, pemain kelahiran Paredes, Portugal, tersebut juga mengungkapkan rahasia bertahan di level teratas sepak bola Indonesia.
"Kami sangat bergantung pada performa, jika Anda tidak tampil baik, Anda akan diganti. Jadi, saya percaya angka ini menunjukkan seberapa besar dedikasi saya pada sepak bola."
"Kondisi fisik prima, kualitas teknik, dan konsistensi ialah hal tersulit. Anda tidak akan bertahan di Indonesia jika tidak memahami ketiga pilar ini," tutur dia.
Adapun, motivasi terbesar Valente untuk terus tampil maksimal di setiap pertandingan datang dari pesan sang ayah sejak ia masih belia.
"Sejak saya masih sangat muda, ayah saya berkata, satu-satunya cara kamu bisa mengubah hidupmu ialah dengan membuat perbedaan pada hari Minggu atau hari pertandingan," ujar sang pemain.
Pada musim ini, Valente bermain sebanyak 15 kali untuk PSIM dengan catatan lima gol dan satu assist. Performanya ini membawa Laskar Mataram berada di posisi keenam dengan 27 poin dari 16 pertandingan.
"Target saya ialah mempertahankan PSIM di liga level tertinggi, itu sangat jelas bagi saya," kata Valente soal kontribusinya untuk tim.