JAKARTA – Mantan juara dunia kelas berat WBC, Tyson Fury, resmi mengumumkan ia akan kembali ke dalam dunia tinju pada 2026, mengakhiri masa pensiunnya selama satu tahun.
Petinju asal Inggris berusia 37 tahun itu terakhir kali bertarung pada Desember 2024 ketika ia dikalahkan untuk kedua kalinya oleh juara dunia kelas berat Oleksandr Usyk dalam pertandingan ulang mereka. Ia kemudian mengumumkan pensiun sebulan kemudian.
"Jadi, 2026 adalah tahunnya. Kembalinya Mac. Sudah lama tidak muncul, tetapi sekarang saya kembali. Usia 37 tahun dan masih bertinju. Tidak ada yang lebih baik daripada memukul wajah pria dan dibayar untuk itu," tulis Fury di Instagram.
BACA JUGA:
Spekulasi tentang kemungkinan kembalinya Fury ke ring tinju semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah ia membagikan rekaman dirinya sedang berlatih di Thailand bersama petinju Afrika Selatan, Kevin Lerena.
Keputusan Fury untuk kembali ke atas ring tinju sebenarnya tidak mengejutkan sama sekali. Ketika ia mengumumkan untuk pensiun tahun lalu, disambut dengan skeptisisme karena itu bukan pertama kalinya ia pensiun dan kemudian balik lagi.
Sebelumnya, ia sempat memutuskan pensiun dari tinju setelah mengalahkan Dillian Whyte di Stadion Wembley pada April 2022. Akan tetapi, ia kembali enam bulan kemudian.
Pengumuman terbaru kemungkinan ada kaitannya dengan rencana duel melawan kompatriotnya Anthony Joshua. Tokoh berpengaruh Arab Saudi, Turki Alalshikh, dilaporkan telah merencanakan duel itu.
Ia menginginkan kedua petarung tersebut bertarung dua kali, masing-masing di awal dan akhir tahun. Bentrok ini kemungkinan besar bisa terwujud karena Joshua pun terlihat menginginkannya setelah menghentikan Jake Paul pada Desember 2025.
Hanya saja, duel mereka belakangan ini menjadi tak pasti setelah Joshua terlibat kecelakaan di Nigeria yang membuat dua teman dekatnya tewas. Joshua sempat dirawat di rumah sakit usai tragedi itu, tetapi terlihat baik-baik saja.
Fury menikmati dua kali masa kepemimpinan sebagai juara kelas berat dan memiliki rekor profesional 34 kemenangan, dua kekalahan—keduanya melawan Usyk—dan satu hasil imbang dengan Deontay Wilder.