Bagikan:

JAKARTA – Jake Paul mengonfirmasi mengalami cedera patah rahang yang sangat serius di dua tempat ketika dia menderita kekalahan knockout (KO) melawan juara dunia dua kali Anthony Joshua pada akhir pekan kemarin.

Paul naik ring menantang Joshua di Kaseya Center, Miami, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Dalam bentrok tersebut, Paul tidak memberikan banyak perlawanan sebelum dibuat tersungkur oleh Joshua pada ronde keenam.

"Rahang patah ganda. Beri aku Canelo (Alvarez) dalam 10 hari," tulis Paul di atas tangkapan layar hasil rontgen yang menunjukkan patahan tersebut dalam unggahan di media sosial X (sebelumnya Twitter) setelah pertandingan.

Paul dibuat jatuh beberapa kali, masing-masing pada ronde kelima dan keenam. Dia juga terhuyung sebelum Joshua melepaskan sebuah pukulan keras yang memaksanya jatuh dan tidak bisa bangkit sebelum hitungan juri selesai.

Setelah kekalahan tersebut, Paul langsung dibawa ke rumah sakit untuk melakukan operasi rahang patah yang berjalan lancar. Cedera serius itu membuatnya tidak bisa mengikuti konferensi pers setelah pertandingan.

Nikisa Bidarian selaku CEO dari Most Valuable Promotions mengatakan bahwa Paul dalam kondisi yang stabil. Ia menegaskan cedera seperti yang dialami oleh Paul lazim terjadi dalam dunia pertarungan seperti tinju atau tarung campuran.

"Menurut dokter dan ahli bedah yang sudah kami hubungi, waktu pemulihan diperkirakan sekitar empat hingga enam minggu," ujar Bidarian seperti dikutip dari Sky Sport.

Paul hampir tidak berhasil mendaratkan pukulan dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung delapan ronde. Meski demikian, dia menunjukkan kekuatan yang patut dipuji dengan bertahan sampai ronde keenam meskipun mendapat serangan bertubi-tubi dari Joshua.

Ini merupakan pertarungan perdana yang dijalani oleh Joshua setelah dia menelan kekalahan KO melawan Daniel Dubois pada September tahun lalu yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris.

Setelah kemenangan melawan Paul, petarung peraih emas Olimpiade London 2012 tersebut langsung mengincar duel melawan kompatriotnya Tyson Fury—sebuah pertarungan yang ditunggu oleh banyak penggemar tinju.