Bagikan:

JAKARTA - Arema FC akan menjamu Madura United pada laga pekan ke-15 Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa, 23 Desember 2025, kickoff pukul 15.30 WIB. Duel bertajuk Derby Jawa Timur ini datang di momen yang kurang ideal bagi kedua tim, yang sama-sama masih mencari konsistensi performa.

Arema memasuki pertandingan dengan catatan yang jauh dari meyakinkan. Dari lima laga terakhir, Singo Edan hanya meraih dua kemenangan dan menelan tiga kekalahan, termasuk hasil pahit saat tumbang dari Persija Jakarta dan Borneo Samarinda. Masalah utama Arema terlihat jelas di lini belakang, yang selalu kebobolan dalam sembilan pertandingan beruntun. Produktivitas gol juga belum sepenuhnya menutup rapuhnya pertahanan, meski Arema mampu mencetak enam gol dalam lima laga terakhir.

Madura United datang dengan kondisi yang tak jauh berbeda. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab juga belum menemukan keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Dalam lima pertandingan terakhir, Madura United mencetak empat gol, namun selalu kebobolan di setiap laga. Kekalahan dari Persib Bandung dan Persija Jakarta menunjukkan bahwa Madura United masih kesulitan saat menghadapi tim dengan intensitas tinggi.

Secara historis, pertemuan Arema dan Madura United selalu berjalan ketat. Dari total 15 pertemuan terakhir, Arema mencatat enam kemenangan, Madura United lima kemenangan, dan empat laga berakhir imbang. Statistik ini menegaskan bahwa duel ini hampir selalu ditentukan oleh detail kecil, bukan dominasi mutlak.

Jika menilik rekor pertemuan, duel ini nyaris selalu berjalan seimbang. Dari 15 pertemuan terakhir, Arema mencatat enam kemenangan, Madura United lima kemenangan, dan empat laga berakhir imbang. Dalam beberapa musim terakhir, hasilnya juga saling bergantian.

Pada April 2024, Madura United menang 1-0 di kandang Arema. Namun pada November 2024, Arema membalas dengan kemenangan 4-2 di markas Madura United. Sebelumnya, dua pertemuan beruntun pada 2023 dan 2024 berakhir imbang, menegaskan bahwa derby ini jarang menghasilkan pemenang yang benar-benar dominan.

Dalam rentang yang lebih panjang, baik Arema maupun Madura United sama-sama pernah mencatat kemenangan tandang, clean sheet, hingga hasil seri beruntun. Polanya jelas: siapa yang lengah, dia yang kalah. Faktor kandang kerap membantu Arema, tetapi Madura United juga punya memori manis mencuri poin di Malang.

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama rapuh di lini pertahanan, laga ini berpotensi berjalan terbuka. Arema diuntungkan faktor kandang, tetapi Madura United kerap tampil menyulitkan dalam laga besar. Derby ini bukan soal siapa paling rapi, melainkan siapa yang paling siap bertahan di tengah kekacauan. Jika satu gol tercipta lebih dulu, pertandingan bisa langsung berubah jadi drama penuh tensi, khas derby Jawa Timur yang jarang ramah bagi jantung penonton