Bagikan:

JAKARTA - Wakil Premier League Inggris Crystal Palace gagal menang saat menjamu KuPS di pertandingan UEFA Conference League. Bermain di kandang sendiri di Stadion Selhurst Park, Jumat, 19 Desember 2025 dini hari WIB, Palace hanya mampu bermain imbang 2-2 sehingga harus melakoni playoff untuk mendapatkan tiket ke 16 besar.

Hasil mengecewakan diraih Palace setelah di laga sebelumnya harus mengakui keunggulan Manchester City 3-0 di Premier League Inggris. Di laga itu, Palace memang tampil dengan skuad yang berbeda. Hanya, mereka tak mampu mengalahkan KuPS yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 73.

Palace hanya mampu menambah satu gol yang menyamakan skor karena sebelumnya mereka sudah tertinggal 2-1. Hasil imbang itu akhirnya menggagalkan upaya Palace untuk memperbaiki peringkat demi mendapatkan tiket otomatis ke babak selanjutnya.

Ya, The Eagles gagal menembus 8 besar karena hanya menduduki peringkat 10 dengan poin 10. Tim asuhan Oliver Glasner hanya terpaut dua poin dengan tim yang lolos secara otomatis.

Menempati posisi itu menjadikan Palace harus melakoni playoff. Mereka akan menghadapi wakil Bosnia, Zrinjski Mostar atau Sigma Olomouc.

Begitu pula dengan KuPS yang menempati posisi 21 dengan mengantungi poin tujuh. Dengan hasil itu, KuPS tetap punya peluang lolos ke 16 besar bila meraih kemenangan di playoff.

Di pertandingan itu, Glasner terpaksa merombak skuad. Bahkan dirinya menurunkan 11 pemain berbeda karena banyak pemain yang cedera. Sementara, Ismaila Sarr absen karena memperkuat Senegal di Piala Afrika.

Dengan kondisi yang sedikit darurat, Glasner memanggil tiga pemain muda dari akademi, Joel Drakes-Thomas yang masih berusia 16, Dean Benamar, dan George King.

“Kami bermain bagus di babak pertama, terutama anak-anak dari akademi. Mereka sesungguhnya tak terbiasa bermain di pertandingan dengan level seperti ini. Akibatnya mereka sempat kram. Namun mereka menunjukkan penampilan yang bagus dan mereka memang bertalenta,” kata Glasner seperti dikutip Mail Online.

“Ini pertandingan yang bagus. Apalagi kami bisa mengistirahatkan sebagian pemain pilar. Kami memang harus melakukan pergantian karena mereka sudah harus siap dua hari lagi,” ujar Glasner yang mengakui laga di Conference League memang tak mudah.

“Kami harus menjalani laga yang berat untuk lolos,” katanya.

Palace yang bermain di laga home sesungguhnya mengawali dengan baik. Pertandingan baru berjalan enam menit, mereka sudah unggul saat Christiantus Uche berhasil membobol gawang KuPS. Keunggulan 1-0 itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Palace malah keteteran menghadapi serangan klub Finlandia itu. Pertandingan baru berjalan lima menit, gawang tuan rumah yang dikawal Walter Benitez malah kebobolan lewat gol Piotr Parzyszek.

Bahkan KuPS tak butuh waktu lama untuk berbalik unggul. Hanya berselang tiga menit, Ibrahim Cisse membawa tim tamu unggul 2-1.

Hanya saja, KuPS yang sudah unggul malah kehilangan seorang pemain di menit 73. Gara-garanya Clinton Antwi melakukan tekel keras terhadap Will Hughes.

Palace memang bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menyamakan skor melalui Justin Devenny, empat menit kemudian. Namun mereka gagal menambah gol sehingga skor 2-2 bertahan hingga laga usai.