JAKARTA – Academy of Motion Picture Arts and Sciences dan YouTube menandatangani kesepakatan untuk hak siar eksklusif. Kesepakatan ini mencatat bahwa YouTube akan menjadi penyiar eksklusif Oscar.
Penghargaan populer dengan nama lain Academy Awards ini akan mulai ditayangkan pada 2029 mendatang, tepatnya pada penghargaan ke-101. Kerjasama ini akan berjalan selama empat tahun, yakni hingga 2033 mendatang.
YouTube akan menampilkan seluruh rangkaian acara, mulai dari liputan karpet merah hingga konten di balik layar. Academy of Motion Picture Arts and Sciences selaku penyelenggara Oscar mengatakan bahwa acara ini akan tersedia secara langsung dan gratis di YouTube.
Targetnya, dengan menggunakan YouTube, tayangan penghargaan Oscar bisa menjangkau lebih dari dua miliar penonton di seluruh dunia, termasuk pelanggan YouTube TV di AS. Ini merupakan target yang cukup besar mengingat jumlah pengguna aktif bulanan YouTube hanya 2,5 miliar.
"Kemitraan ini memungkinkan kami memperluas karya Academy kepada khalayak global terbesar yang mungkin akan bermanfaat bagi anggota Academy dan komunitas film," kata CEO Academy Bill Kramer dan Presiden Lynette Howell Taylor dalam pernyataan bersama, dikutip pada Kamis, 18 Desember.
BACA JUGA:
YouTube berkomitmen untuk membuat Oscar lebih mudah diakses melalui fitur inovatif seperti teks tertutup dan audio dalam berbagai bahasa. Departemen Google Arts and Culture juga akan membantu mendigitalisasi lebih dari 52 juta item dari Academy Collection.
“Bermitra dengan Academy untuk menghadirkan perayaan seni dan hiburan ini kepada pemirsa di seluruh dunia akan menginspirasi generasi baru kreativitas dan pecinta film," ujar CEO YouTube Neal Mohan.
Peru diketahui bahwa hak siar Academy tetap berlanjut dengan Disney ABC hingga penyelenggaraan ke-100 pada tahun 2028. Setelah periode tersebut berakhir, YouTube akan mengambil alih posisi Disney ABC.