JAKARTA - Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, mengungkapkan bahwa Mohamed Salah sebaiknya menunda dulu rencananya untuk meninggalkan Liverpool dan pindah ke Arab Saudi agar mendapatkan perpisahan yang layak di Anfield.
Carragher, yang telah mengkritik keras penyerang Mesir itu atas klaimnya pekan lalu bahwa ia telah dibuang oleh Manajer Arne Slot, tidak percaya Salah akan tetap di klub musim depan.
Namun, ia mendesak Salah untuk mengesampingkan perbedaan pendapatnya dengan Arne Slot dan kembali dari Piala Afrika 2025 pada akhir Januari 2026 untuk menjaga warisannya serta memastikan akhir yang pantas ia dapatkan.
"Saya tidak melihat Mo Salah bermain untuk Liverpool musim depan. Hal terpenting dalam pikiran saya ialah apakah kita akan melihat Mo Salah dari sekarang hingga akhir musim?"
BACA JUGA:
"Jika dia berpikir untuk pindah, saya akan mendesaknya untuk berpikir ulang. Alasan saya mengatakan itu, jika Mo Salah pindah dari Liverpool sekarang, pembicaraan yang beredar ialah dia akan pergi ke Liga Saudi."
"Liverpool di paruh kedua musim ini bisa mencapai final Piala FA, final Liga Champions. Bisakah Anda bayangkan Mo Salah di Arab Saudi menyaksikan Liverpool keluar di Budapest di final Liga Champions (musim ini)?" ujar Carragher kepada Sky Sports.
Salah absen dalam kemenangan Liverpool di Inter Milan pada pertengahan pekan kemarin setelah ledakan emosinya. Namun, ia kembali dalam kemenangan pada Sabtu, 13 Desember 2025 atas Brighton.
Dia masuk pada menit ke-26 menggantikan Joe Gomez karena sang bek mengalami cedera. Salah bahkan mencetak assist untuk gol kedua Hugo Ekitike pada menit ke-60.
Tak hanya itu, dia juga memberikan tepuk tangan kepada para suporter di Anfield setelah pertandingan.
"Dia pantas mendapatkan penghormatan, dia pantas mendapatkan mozaik di Kop. Dia pantas membawa istri dan anak-anaknya ke lapangan di pertandingan terakhirnya dan benar-benar merayakan apa yang telah dia lakukan sebagai pemain Liverpool."
"Jadi, kesampingkan perbedaan Anda dengan manajer selama empat bulan dan dapatkan perpisahan yang meriah," tutur Carragher lagi.