Bagikan:

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, memberikan peringatkan kepada cabang olahraga (cabor) kano dan balap sepeda nomor cycling MTB yang gagal memenuhi target dalam ajang SEA Games Thailand 2025.

Kano yang seharusnya ditargetkan mendapat dua medali emas hanya mendapatkan satu dari nomor mixed kayak four 500 meter. Adapun cycling MTB yang ditargetkan satu medali emas, tetapi hanya mendapatkan dua medali perak.

"Untuk cabor-cabor yang emasnya masih di bawah target, perlu diingat bahwa performa mereka sudah mulai dievaluasi sejak SEA Games ini. Kita mau semuanya terukur dan terbuka," ujar Erick dalam keterangan yang diterima.

Cabang olahraga kano berhasil menyumbang medali emas kedua buat Indonesia dalam pesta olahraga multicabang dua tahunan tersebut melalui atlet-atlet yang terdiri dari Stevani Maysche Ibo, Subhi, Indra Hidayat, dan Ramla Baharuddin.

Sementara itu, dari balap sepeda nomor cycling MTB menyumbang dua medali perak mereka melalui atlet Rendy Varera Sanjaya di downhill putra dan Riska Amelia Agustina di downhill putri.

Erick menekankan bahwa pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tersebut bakal menjadi tolok ukur buat cabor-cabor dalam penentuan promosi dan degradasi yang akan dilakukan oleh pihaknya.

"Hasil di SEA Games akan menentukan cabor-cabor yang akan tetap dikategorikan unggulan dan diberangkatkan Pemerintah di berbagai ajang multicabang," kata dia.

Selain kano, empat emas Indonesia kemarin disumbangkan oleh Jason Donovan Yusuf di nomor 100 meter gaya punggung putra, tim bulu tangkis beregu putra, Andri Irawan dari cabang olahraga petanque, serta tim beregu putra di nomor recognized poomsae cabor taekwondo.

Secara keseluruhan, Indonesia sekarang telah mengoleksi enam medali emas. Tambahan terbaru disumbang oleh Rendy Varera, yang mendapat emas di nomor mountain bike XCE putra.