Bagikan:

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, bakal segera membahas target SEA Games 2025 bersama federasi cabang olahraga (cabor) demi mengetahui berapa medali emas yang bisa didapat Indonesia.

Sejauh ini Indonesia belum menetapkan target pasti untuk pesta olahraga multicabang dua tahunan itu lantaran Thailand selaku tuan rumah mengurangi banyak nomor pertandingan.

"Kami akan menggelar rapat SEA Games back-to-back. Satu, mengenai anggaran. Kedua, mengenai mulai menyisir cabor-cabor apa yang bisa kita kirimkan," ujar Erick di Jakarta.

Indonesia membidik target finis di posisi ketiga klasemen akhir perolehan medali dalam SEA Games edisi tahun ini. Namun, banyaknya nomor pertandingan yang dikurangi oleh tuan rumah bisa mengusik target tersebut.

Total ada 41 nomor pertandingan yang sebelumnya berkontribusi untuk medali emas Indonesia di SEA Games Kamboja 2023 tidak akan dilombakan di Thailand nanti.

Menpora menjelaskan bahwa saat ini angka pasti medali emas yang bisa didapat Indonesia ialah 46 saja, yang berkaca dari presitasi sebelumnya di Kamboja. Padahal, untuk finis tiga besar maka Indonesia perlu mendapat dua kali lipat dari jumlah itu.

"Sekarang anggarannya sudah baik. Kami harus benar-benar menggali dari mana kita mendapatkan angka 82 sampai 90 emas itu. Hari ini kita baru punya 46," ujarnya.

Anggaran persiapan SEA Games 2025 meningkat signifikan dari Rp10 miliar menjadi Rp60 miliar. Dengan kenaikan tersebut, jumlah atlet yang diberangkatkan juga bertambah dari 120 menjadi sekitar 700 hingga 800 atlet.

SEA Games selanjutnya akan berlangsung pada 9-20 Desember 2025 di Thailand. Total ada 50 cabang olahraga dan 574 nomor pertandingan akan dilombakan.