Bagikan:

JAKARTA - Sassuolo akan menjamu Fiorentina pada pekan ke-14 Serie A di Mapei Stadium, Sabtu 6 Desember waktu Italia, dalam laga yang mempertemukan dua tim dengan arah musim yang sangat kontras. Tuan rumah nyaman di papan tengah, sementara Fiorentina terperosok dalam musim paling suram mereka sejak kembali ke kasta tertinggi pada 2002.

Fiorentina datang dengan status tanpa kemenangan dari 13 pertandingan liga pertama. Tidak pernah ada tim dalam sejarah Serie A yang selamat dari degradasi dari posisi seburuk ini, situasi yang kini ingin dibalikkan oleh pelatih baru Paolo Vanoli. Dengan hanya enam poin dan lini depan yang mandul, misi menyelamatkan musim terasa seperti mendaki tebing tanpa tali pengaman.

Sassuolo baru saja dihentikan Como yang sedang panas, kalah 2-0 dan menggagalkan upaya mereka melanjutkan tren positif. Namun secara keseluruhan, Neroverdi tampil cukup stabil sebagai tim promosi yang tak canggung: lima kemenangan dari 13 laga, 16 gol dicetak dan 16 kebobolan, serta posisi aman 10 poin di atas zona degradasi. Mimpi Jay Idzes cs. untuk bersaing memperebutkan tiket Eropa masih ada, tetapi performa kandang perlu ditingkatkan—baru dua kemenangan dari enam laga di Reggio Emilia.

Fiorentina sendiri kembali tumbang pekan lalu lewat kekalahan 2-0 dari Atalanta. Moise Kean kembali mencium mistar gawang—sudah tiga kali musim ini, terbanyak di liga—tanpa gol yang bisa mengangkat moral tim. Keadaan semakin pelik karena Fiorentina hanya mencetak empat gol tandang, ketiga tersedikit di Serie A.

Vanoli membawa beban berat: performa tandang terburuk kedua, serangan yang mandek, dan jadwal yang terus menekan menjelang Natal. Kemenangan memang tidak akan mengeluarkan La Viola dari tiga terbawah, tetapi bisa mendekatkan jarak dengan tim-tim yang berada di 11 poin dan berpotensi memulai kebangkitan kecil.

Di kubu Sassuolo, absensi pemain inti masih panjang. Domenico Berardi—empat gol dan tiga assist—masih cedera dan menjadi lubang besar yang sulit ditambal. Beban mencetak gol kini jatuh ke Andrea Pinamonti yang juga punya empat gol, dengan Armand Lauriente yang masih mencari konsistensi.

Fiorentina tak kalah pusing: Martin Pongracic absen karena skorsing, sedangkan Tariq Lamptey dan Robin Gosens mengalami cedera. Vanoli diperkirakan memasang Kean bersama Albert Gudmundsson untuk mencari gebrakan baru di lini depan.

Dengan kondisi masing-masing tim, Sassuolo terlihat lebih siap secara struktur, sedangkan Fiorentina masih terjebak dalam rutinitas frustrasi yang sulit mereka hentikan. Duel ini bisa jadi panggung penentu arah musim bagi Fiorentina atau justru bukti bahwa statistik sejarah tidak berdusta.

Sassuolo memang tanpa kemenangan dalam tiga laga kandang terakhir, tetapi Fiorentina gagal mencetak gol dalam empat dari tujuh laga tandang musim ini. Neroverdi lebih konsisten dalam urusan mencetak gol di Reggio Emilia, dan momentum itu mungkin cukup untuk mengamankan kemenangan tipis.

Prediksi Susunan Pemain :

Sassuolo (3-4-3):
Muric; Walukiewicz, Idzes, Muharemovic; Doig, Thorstvedt, Matic, Kone; Volpato, Pinamonti, Lauriente

Fiorentina (3-5-2):
De Gea; Comuzzo, Mari, Ranieri; Dodo, Mandragora, Fagioli, Sohm, Parisi; Kean, Gudmundsson

Prediksi: Sassuolo 1-0 Fiorentina