JAKARTA - Leeds United berada di ambang mencetak rekor yang tidak diinginkan jelang duel menjamu Aston Villa di Elland Road pada laga Premier League, Minggu malam, 23 November. Dalam tiga pertandingan kandang terakhir kontra Villa, Leeds selalu gagal mencetak gol. Jika kembali mandul, ini akan menjadi kali pertama dalam sejarah klub mereka tak mencetak gol dalam empat laga kandang beruntun melawan satu lawan yang sama.
Kembali bermain di kandang seharusnya menjadi angin segar bagi Leeds setelah mengalami dua kekalahan menyakitkan pada laga tandang jelang jeda internasional. Dalam dua laga tersebut, tim asuhan Daniel Farke kebobolan enam gol dan hanya mampu mencetak satu.
Satu-satunya gol itu hadir saat melawan Nottingham Forest (9 November), ketika Lukas Nmecha sempat membawa Leeds unggul. Namun, Forest bangkit melalui gol Ibrahim Sangare, Morgan Gibbs-White, dan Elliot Anderson.
BACA JUGA:
Kekalahan tersebut membuat Leeds menelan empat kekalahan dalam lima laga terakhir di Premier League. Kini mereka berada di posisi ke-16 klasemen, hanya satu poin dari zona degradasi. Masalah terbesar masih sama: rapuh di lini belakang. Leeds belum meraih clean sheet dalam delapan laga terakhir sejak menahan imbang Newcastle pada Agustus.
Rekor Leeds melawan tim papan atas juga buruk. Mereka tidak pernah menang atas tim 10 besar sejak mengalahkan Liverpool 2-1 pada Oktober 2022. Tujuh kemenangan terakhir Leeds semuanya datang dari tim peringkat 13 ke bawah.
Kebangkitan Aston Villa
Aston Villa terakhir kali kalah dari tim promosi adalah pada Oktober 2022. Sejak itu, mereka tidak terkalahkan dalam 17 laga Premier League melawan tim yang baru naik, memenangkan 13 di antaranya.
Meski mengawali musim dengan buruk—tanpa kemenangan di lima laga awal dan hanya mencetak satu gol—skuat Unai Emery bangkit luar biasa. Villa kini telah memenangkan lima dari enam laga terakhir di liga, hanya kalah dari Liverpool awal bulan ini.
Dalam laga pekan ke-11, Villa menghancurkan Bournemouth 4-0 dan naik ke posisi enam klasemen, hanya terpaut dua poin dari Chelsea di peringkat tiga. Mereka pun datang ke Elland Road dengan rekor apik, tidak pernah kalah dari Leeds di Premier League sejak Oktober 2020. Bahkan, Leeds terakhir kali mengalahkan Villa di Elland Road dalam Liga Inggris terjadi pada Mei 2003.
Leeds mendapat kabar baik setelah seluruh pemain yang dipanggil tim nasional kembali tanpa cedera. Sebastiaan Bornauw (lutut) dan Wilfried Gnonto (pinggul) sebelumnya diragukan, namun Daniel Farke menyatakan seluruh pemainnya fit untuk laga ini.
Farke kemungkinan melakukan sedikit rotasi. Pascal Struijk berpeluang kembali ke posisi bek tengah menggantikan Jaka Bijol.
Di kubu Aston Villa, jeda internasional justru membawa masalah. Ezri Konsa, Matty Cash, Lamare Bogarde, dan Amadou Onana mengalami cedera ringan saat membela negaranya. Namun, semuanya dijadwalkan kembali berlatih pada Sabtu dan berpeluang tampil. Satu-satunya pemain yang dipastikan absen adalah Tyrone Mings, yang masih pemulihan cedera hamstring hingga 2026.
Andres Garcia bisa kembali masuk skuad, sementara Victor Lindelof siap dimainkan sebagai bek kanan darurat jika dibutuhkan.
Leeds dan Aston Villa tercatat sebagai dua tim dengan tingkat konversi peluang besar terburuk di Premier League musim ini, sehingga laga ini mungkin menghadirkan sejumlah peluang terbuang.
Namun performa Villa yang sangat solid serta rapuhnya lini pertahanan Leeds membuat tim tamu lebih difavoritkan. Tren buruk Leeds menghadapi tim papan atas tampaknya akan berlanjut, sementara Villa diprediksi membawa pulang tiga poin dari Elland Road.
Perkiraan Susunan Pemain
Leeds United:
Perri; Bogle, Rodon, Struijk, Gudmundsson; Stach, Ampadu, Longstaff; Aaronson, Nmecha, Okafor
Aston Villa:
Martinez; Cash, Konsa, Torres, Digne; Kamara, Tielemans; McGinn, Rogers, Buendia; Watkins
Prediksi
Leeds United 1–3 Aston Villa