Bagikan:

JAKARTA - Gelandang Phil Foden bakal dikorbankan. Manajer Inggris Thomas Tuchel memilih Jude Bellingham untuk posisi no 10 atau di belakang striker saat menghadapi Serbia pada pertandingan Grup K kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Wembley, Jumat, 14 November 2025 dini hari WIB.

Tuchel tidak akan pernah memainkan Foden, Bellingham dan Harry Kane secara bersamaan. Gelandang Manchester City ini menempati posisi sama dengan Bellingham dengan karakter permainan yang tidak jauh berbeda. Ini menjadikan Tuchel harus memilih salah satu di antara mereka.

Selain keduanya, skuad Inggris juga memiliki Cole Palmer, Morgan Rogers dan Eberechi Eze yang bakal saling menggantikan. Bellingham yang kembali bergabung setelah absen pada dua laga terakhir The Three Lions mendapat kesempatan menjadi starter.

Gelandang Real Madrid ini akan bahu-membahu dengan Bukayo Saka dan Marcus Rashford. Ini berarti Rogers yang tampil mengesankan pada laga melawan Wales dan Latvia bakal duduk di bench.

Sedangkan Kane kembali menjadi pilihan pertama. Meski Inggris sudah lolos ke Piala Dunia 2026, Tuchel tetap menurunkan skuad terbaik.

Bila Kane tidak dimainkan, Tuchel siap memainkan Foden sebagai ‘false nine’. Hanya, mereka memang tidak bisa bermain secara bersamaan.

“Untuk saat ini, bila kami mempertahankan sistem permainan, mereka tidak bisa bermain bersama,” kata Tuchel kepada The Sun.

“Ini bukan soal keseimbangan yang hendak dijaga dan bukan struktur atau sistem permainan karena ada pemain sayap. Dan mereka memang spesialis di posisinya [sebagai winger]. Kami sudah bermain dengan sistem yang sudah ada, nomor 6 diikuti 8 dan kemudian nomor 10 dan paling depan adalah nomor 9,” ucapnya.

Mantan manajer Chelsea ini mengaku dipusingkan untuk pemain nomor 10 karena mereka tengah mencapai performa terbaik. Menurut Tuchel siapa pun yang diturunkan dirinya memang sangat layak menjadi pilihan pertama, apakah itu Foden, Bellingham maupun Rogers.

“Selain itu, masih ada Cole Palmer dan Morgan Gibbs-White serta masih banyak pemain. Mereka punya kesempatan sama dan kami tak bisa menurunkan semuanya,” kata Tuchel lagi.

Tuchel memang mengedepankan keseimbangan dalam tim. Dirinya tak ingin tim menjadi tidak seimbang hanya demi memenuhi keinginan dengan menurunkan Bellingham, Foden dan Rogers secara bersamaan. Atau memainkan dua striker dengan menempatkan Kane bersama Foden.

“Kami berusaha melakukan yang terbaik demi keseimbangan tim dan kami berusaha mempertahankannya meski harus mengambil keputusan yang berat,” ujar Tuchel.

“Kami harus bisa mengambil keputusan yang tidak mudah setiap kali Inggris bermain. Dan itu tidak akan berubah saat kami berlaga di Piala Dunia. Jelas, kami tak bisa menurunkan empat atau lima pemain nomor 10 hanya karena ingin membuat mereka senang,” ucapnya.

Tidak hanya Inggris, tetapi Serbia juga siap fight demi meraih poin maksimal. Apalagi, Serbia harus menyingkirkan Albania yang saat ini berada di peringkat dua bila membidik tiket Piala Dunia lewat jalur playoff.

Striker Juventus Dusan Vlahovic bakal menjadi andalan lini depan Serbia. Dengan skema dua penyerang, Vlahovic akan berduet dengan Luka Jovic.