JAKARTA - Juventus resmi menetapkan Luciano Spalletti sebagai pelatih baru menggantikan Igor Tudor. Spalletti menerima tawaran kontrak jangka pendek Juve dengan menangani tim hingga akhir musim.
Negosiasi Juve dan Spalletti memang tak mulus. Juve memang memberi opsi kepada Spalletti hingga akhir musim. Bila berhasil meloloskan Juve ke Liga Champions pada 2026/2027, mantan pelatih tim nasional Italia ini baru akan menerima kontrak jangka panjang.
Hanya tawaran tersebut semula ditolak Spalletti. Dirinya berharap langsung mendapati kontrak 30 bulan karena Spalletti menyatakan butuh waktu untuk membangun kembali Bianconeri yang mengalami penurunan.
Pelatih yang membawa Napoli meraih Scudetto musim 2023 ini menilai Juve harus dibenahi secara mental dan taktikal. Dia juga berharap mendapat dukungan penuh dari petinggi klub dengan proyek reformasi tim.
Perbedaan ini yang menjadikan Spalletti belum bisa mendampingi Juve saat menghadapi Udinese di pertandingan midweek.
Meski demikian, Juve yang ditangani pelatih sementara Massimo Brambilla berhasil menang 3-1 atas Udinese. Semula, klub berharap Spalletti sudah bersama Kenan Yildiz dkk di laga tersebut.
Menurut media Italia, negosiasi mereka akhirnya berjalan lancar dan Spalletti menerima tawaran dari Juve. Dirinya pun resmi menandatangani kontrak jangka pendek dan menerima gaji 3 juta euro atau sekira 57,6 miliar rupiah.
“Luciano Spalletti merupakan pelatih baru Juventus. Dia menandatangani kontrak dengan klub hingga 30 Juni 2026,” demikian pernyataan resmi klub.
“Kami dengan senang hati menyambut pelatih yang sangat ahli dan berpengalaman ke dalam keluarga Bianconeri. Selamat datang ke Juventus dan semoga sukses.”
Spalletti yang meraih sukses besar saat menangani Zenit St. Petersburg dengan memenangi Liga Rusia dua kali dan Piala Rusia dan Piala Super Rusia ini menggantikan Tudor yang diberhentikan setelah hasil buruk Juve.
Tudor dipecat setelah melakoni delapan pertandingan liga dengan hasil tak memuaskan. Tim juga tak pernah menang selama delapan laga di berbagai kompetisi.
Juve terakhir kali meraih kemenangan saat menaklukkan Inter Milan 4-3 dalam derby d’Italia pada 13 September 2025.
Selama ditangani Tudor, performa La Vecchia Signora juga sangat buruk dan tak menunjukkan sebagai tim papan atas. Bahkan hubungan pelatih dengan petinggi klub juga tak harmonis.
Tudor dikabarkan tak saling bicara dengan sejumlah direksi, salah satunya general manager Damien Comolli. Gara-garanya, mereka tak sepakat soal transfer pemain. Selain itu, petinggi klub kurang sepakat dengan gaya bicara Tudor di hadapan media.
Spalletti sendiri terakhir kali menangani timnas Italia yang kemudian diberhentikan setelah kekalahan 3-0 lawan Norwegia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Spalletti membawa Gli Azzurri ke Euro 2024 dan hanya mampu bertahan hingga 16 besar setelah disingkirkan Swiss.
Meski kurang berhasil di timnas, namun Spalletti tetap mengukuhkan sebagai salah satu pelatih terbaik di klub. Dirinya telah menangani Udinese, Roma, Inter Milan, dan Napoli.