Penyerang andalan Manchester United Erling Haaland tidak akan dimainkan di Piala Liga Inggris. Manajer Pep Guardiola menyatakan Haaland mungkin diistirahatkan pada laga babak keempat melawan tim Championship Swansea City di Stadion Swansea.com, Kamis, 30 Oktober 2025 dini hari WIB.
Haaland, yang gagal mencetak gol untuk pertama kalinya dalam 13 pertandingan bersama klub dan tim nasional saat Man City kalah 1-0 Aston Villa di pertandingan Premier League Inggris memang ketiban apes. Dirinya sempat menabrak tiang gawang di menit-menit akhir pertandingan.
Insiden itu memang tak membuat Haaland cedera. Namun Guardiola tetap tidak akan memainkan Haaland. Apalagi, dia tidak nongol di latihan terakhir tim sebelum menghadapi Swansea.
“Erling, saya memang tidak melihat dia di latihan hari ini [Selasa waktu setempat]. Dia memang mengalami benturan dan kondisinya semakin membaik dari hari ke hari,” kata Guardiola.
“Kami masih perlu melihat bagaimana kondisi terakhir dia. Selanjutnya kami memutuskan apakah dia bisa bermain. Tetapi ini memang pertandingan yang memungkinkan Erling untuk beristirahat,” ucapnya.
Guardiola memberi sinyal bakal merotasi pemain di turnamen kasta ketiga Liga Inggris ini. Pasalnya di atas kertas, The Cityzens diperkirakan tak kesulitan mengatasi Swansea.
Selain Haaland, gelandang Rodri tidak akan bermain. Guardiola memilih memprioritaskan proses pemulihan Rodri ketimbang bermain di Carabao Cup.
Apalagi, gelandang tim nasional Spanyol yang memenangi Ballon d’Or 2024 ini masih belum bermain saat menghadapi Brentford.
Proses pemulihan dari cedera teranyar di bagian hamstring ini memang berjalan lambat. Sebelumnya, Rodri sudah absen sekitar 13 bulan akibat cedera ACL serius.
“Rodri masih belum siap. Tetapi kondisinya membaik dan sudah berlatih bersama kami,” ujar Guardiola. “Saya belum tahu kapan dia bisa kembali bermain. Saya berharap dia segera bermain, tapi belum untuk saat ini,” ucap dia lagi.
Man City, yang telah memenangkan Piala Liga Inggris sebanyak empat kali di bawah asuhan Guardiola tetap menjadi favorit.
Apalagi Gianluigi Donnarumma dkk melawan Swansea yang kini berada di posisi 13 di Championship. Meski demikian, Guardiola menegaskan tidak pernah meremehkan lawan mana pun.
“Ini bukan pertama kalinya saya mengalami hal seperti ini. Saya sudah menangani tim di Inggris selama 10 musim, dan sudah sering menghadapi tim-tim dari divisi bawah di Piala Liga atau Piala FA,” kata Guardiola, yang terakhir kali menjuarai Piala Liga pada tahun 2021.
BACA JUGA:
“Tim-tim dari divisi bawah selalu kami anggap serius, kalau tidak, kami tidak akan meraih kesuksesan seperti sebelumnya. Jadi kami mempersiapkan diri dengan fokus luar biasa, bahkan kadang lebih dari biasanya,” ujar dia.
Man City yang menelan kekalahan dari Villa harus terlempar dari zona Liga Champions dengan menduduki peringkat lima. Man City yang memiliki poin 16 sudah tertinggal enam poin dengan Arsenal yang berada di puncak klasemen.