JAKARTA – Indonesia gagal mengirim wakil-wakil ke babak final putra Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 atau 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship 2025.
Para pesenam putra Indonesia menyelesaikan babak kualifikasi di Indonesia Arena, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. Indonesia yang berada di Subdivision 7 gagal bersaing dengan lawan-lawan.
Abiyu Raffi menjadi satu-satunya pesenam putra Indonesia yang turun pada nomor all round.
Atlet berusia 23 tahun itu memainkan enam apparatus, yaitu vault, parallel bars, horizontal bars, floor exercise, pommel horse, dan rings. Hasil akhir menempatkan Abiyu Raffi di posisi ke-48 dengan total poin 69.197.
BACA JUGA:
Abiyu mengakui bahwa ia tampil terlalu tegang karena ini merupakan Kejuaraan Dunia level senior dalam kariernya.
"Apalagi Indonesia tuan rumah. Jadi, seperti lebih tegang, gugup. Ini jadi pengalaman mental karena lawannya juga banyak Olimpian. Harus banyak belajar lagi dan evaluasi," ujar dia.
Wakil Indonesia berikutnya ialah Satria Tri Wira Yudha. Dia bertanding dalam empat apparatus, yaitu vault, parallel bars, high bar, dan floor exercise.
Selanjutnya, ada Agung Suci Tantio Akbar dan Joseph Judas Hatoguan. Kedua nama ini hanya di tampil pommel horse.
Pelatih senam putra Indonesia, Ferrous One Willyodac, mengakui anak asuhnya tampil kurang maksimal karena beberapa kendala yang dihadapi.
"Saya melihat dari sisi perjuangan mereka, ini sudah sangat bagus, membangun motivasi tim. Harapan ke depan bisa lebih baik karena dengan pressure yang setinggi itu, mereka bisa tampil begitu baik. Jadi, saya kira kita harus mengapresiasi," kata dia.
Indonesia sebenarnya menurunkan lima pesenam dalam ajang ini. Namun, Muhammad Aprizal batal tampil dikarenakan alasan kesehatan.