JAKARTA - Paris Saint-Germain kecolongan gol lebih dulu sebelum bangkit mengalahkan tuan rumah Barcelona 2-1 di pertandingan penyisihan Liga Champions di Stadion Olimpic Lluis Company, Barcelona, Kamis, 2 Oktoberfest 2025 dini hari WIB. Kemenangan PSG ditentukan Goncalo Ramos yang membobol gawang Barca di menit terakhir.
Kemenangan dramatis PSG saat menyambangi markas Barca. Dan, pelatih PSG Luis Enrique untuk ke sekian kalinya kembali ke klub lama dengan memetik tiga poin.
Enrique terakhir kali pulang ke Barca di babak perempat final Liga Champions 2024. Saat itu, Barca masih ditangani Xavi Hernandez. Di kandang Barca, tim asuhan Enrique menang telak 4-1. Di laga sebelumnya di kandang PSG, Barca yang pernah dibawa Enrique meraih treble malah menang 3-2. Namun PSG unggul agregat 5-4 sehingga lolos ke semifinal.
Kali ini, PSG yang berstatus juara bertahan kembali datang menghadapi Barca yang kian moncer dengan menduduki puncak klasemen La Liga Spanyol. Tim asuhan Hansi Flick sukses menggusur Real Madrid setelah menang 2-1 atas Real Sociedad.
Ini yang menjadikan Ferran Torres dkk kian percaya diri. Apalagi, bintang muda Lamine Yamal kembali bermain. Mereka pun melakukan start gemilang dengan membobol gawang PSG lebih dulu.
Namun Enrique seperti tahu benar bagaimana permainan dan kelemahan Blaugrana. Alhasil mereka mampu bangkit untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan kedua di kompetisi Eropa. Ini juga menjadi kemenangan ketiga secara berturut-turut Les Parisiens saat mengunjungi Barca.
“Kemenangan yang tidak mudah karena pertandingan berjalan imbang. Tetapi kami percaya diri menghadapi laga ini meski kehilangan banyak pemain yang absen karena cedera,” kata bek Nuno Mendes menanggapi kemenangan PSG.
“Mereka yang tampil di pertandingan ini benar-benar menunjukkan penampilan terbaik,” ucapnya lagi.
Di laga itu, PSG sempat kesulitan menghadapi permainan ofensif Barca. Tampil di kandang sendiri, Braca memang menunjukkan performa yang impresif. Di menit-menit awal, Torres sudah nyaris mencetak gol saat menerima umpan silang dari Yamal. Hanya, dia gagal mengonversi peluang bagus itu.
Meski demikian, Torres tidak mengulangi kesalahan saat menerima umpan silang dari Marcus Rashford yang kembali menunjukkan penampilan terbaik.
Bermain di sayap kiri, Rashford yang dipinjam dari Manchester United memberikan umpan dengan presisi ciamik. Torres yang berhasil lolos dari jebakan offside tak kesulitan menaklukkan kiper Lucas Chevalier.
Hanya keunggulan 1-0 Barca tak bertahan lama. PSG membuktikan sebagai tim elite yang mampu bangkit dan keluar dari tekanan.
PSG Kehilangan Marquinhos dan Joao Neves
Bahkan juara Ligue 1 Perancis ini tetap tampil solid meski kehilangan kapten Marquinhos. Trio lini depan Ousmane Dembele yang baru saja memenangi Ballon d’Or dengan mengalahkan Yamal, bersama Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue mampu menghidupkan serangan PSG.
Doue sendiri masuk starting line up di menit-menit akhir jelang kick-off menggantikan Joao Neves yang mengalami cedera saat melakukan pemanasan.
PSG berbalik mengontrol pertandingan. Serangan Dembele dkk membuat kiper Wojciech Szczesny bekerja keras. Termasuk penyelamatan gemilang saat menggagalkan tendangan bebas Achraf Hakimi.
Namun dirinya pun tak berdaya dan PSG berhasil menyamakan skor melalui Senny Mayulu di menit 38. Gol berawal dari aksi Mendes yang melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan lawan.
Dia melewati tiga bek Barca sebelum melepaskan umpan kepada Mayulu. Pemain yang masih berusia 19 ini pun menyelesaikan assist itu dengan baik.
Skor berubah 1-1. Tidak ada tambahan dari kedua tim. Namun PSG sesungguhnya berpeluang menambah gol saat Bradley Barcola berhasil melewati pemain Barca Eric Garcia di kotak penalti di menit 42. Hanya saja eksekusinya melambung di atas mistar gawang. Skor imbang bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PSG lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka berkali-kali mengancam pertahanan Barca.
Paling tidak ada dua peluang yang seharusnya bisa mengubah skor melalui Ibrahim Mbay dan Barcola. Bahkan Barcola lagi-lagi nyaris membobol gawang Barca bila sepakan dari jarak dekat secara gemilang tidak digagalkan Szczesny.
Saat laga memasuki menit-menit akhir, PSG tetap bermain menyerang. Pemain pengganti Lee Kang-in nyaris membobol gawang Barca bila tendangannya tidak membentur tiang gawang di menit 83.
Namun usaha bertubi-tubi PSG akhirnya membuahkan hasil. Ramos yang menyambut umpan silang Hakimi sukses menjebol gawang Barca lewat sepakan jarak dekat di menit 90. Skor berubah 2-1 untuk PSG dan bertahan hingga laga usai.
BACA JUGA:
Kemenangan itu membawa PSG ke papan atas. Dengan mendapatkan poin enam, PSG naik ke peringkat tiga di bawah Bayern Munchen yang bertengger di puncak klasemen dan Real Madrid. Mereka sama-sama memiliki poin enam, tetapi PSG kalah selisih gol dengan dua raksasa Eropa itu.
Sementara, Barca yang baru sekali menang saat menaklukkan Newcastle United 2-1 tertahan di peringkat 16. Di laga berikutnya Barca menjamu Olympiacos dan PSG kembali away menghadapi Bayer Leverkusen.