Bagikan:

JAKARTA - Laga sekelas final bakal tersaji di fase liga Liga Champions, Rabu malam 1 Oktober waktu setempat, ketika Barcelona menjamu juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) di Estadi Olimpic Lluis Companys.

Kedua tim datang dengan modal kemenangan di laga pembuka. Barcelona menaklukkan Newcastle United lewat brace Marcus Rashford, sementara PSG menggilas Atalanta 4-0 di Parc des Princes.

Sudah lebih dari satu dekade sejak terakhir kali Barcelona mengangkat trofi Liga Champions—ketika Luis Enrique masih menjadi pelatih mereka. Kini di bawah Hansi Flick, Blaugrana kembali berambisi untuk menguasai Eropa.

Tanpa Lamine Yamal, Barca tetap berjaya di St James’ Park berkat dua gol Rashford. Kemenangan itu menjadi bagian dari rangkaian lima kemenangan beruntun, termasuk atas Getafe, Real Oviedo, dan Real Sociedad, yang mengantarkan mereka ke puncak klasemen La Liga usai Real Madrid tumbang di derby melawan Atletico.

Catatan kandang Barca di Liga Champions juga bikin gentar. Mereka mencetak setidaknya tiga gol dalam enam dari tujuh laga terakhir di kandang, dengan total 75 gol dalam 17 pertandingan UCL terakhir di markas mereka.

PSG kehilangan mesin kreatif

PSG juga memulai musim Eropa dengan meyakinkan. Gol Marquinhos, Khvicha Kvaratskhelia, Nuno Mendes, dan Goncalo Ramos mengantar Les Parisiens melibas Atalanta. Namun, mereka tersandung saat kalah 0-1 di Le Classique dari Marseille, meski kemudian bangkit dengan menekuk Auxerre 2-0.

Sejarah menunjukkan PSG belakangan cukup superior atas Barca. Mereka menang 4-1 di Camp Nou pada 2021 dan 2024. Jika kembali menang, PSG akan mencatat rekor baru: jadi tim pertama yang mengalahkan Barcelona tiga kali beruntun di kandang dalam kompetisi Eropa.

Namun kondisi skuad PSG sedang kritis. Selain Ousmane Dembele yang absen hingga akhir Oktober, mereka juga kehilangan Desire Doue, Joao Neves, Fabian Ruiz, dan kapten Marquinhos. Situasi diperparah dengan cedera Vitinha serta Kvaratskhelia saat melawan Auxerre.

Di kubu Barcelona, Lamine Yamal sudah pulih dari cedera pangkal paha dan bahkan memberi assist kemenangan Lewandowski atas Sociedad. Namun, Barca masih tanpa Marc-Andre ter Stegen, Gavi, Joan Garcia, Fermin Lopez, dan Raphinha. Alejandro Balde berpeluang comeback, tapi Szczesny tetap akan jadi kiper utama menggantikan Ter Stegen.

Untuk PSG, Marquinhos, Dembele, Doue, Neves, dan Fabian Ruiz tetap menepi. Kvaratskhelia diragukan karena cedera hamstring, sementara Vitinha kemungkinan bisa tampil.

Tanpa Kvaratskhelia, Dembele, dan Doue, lini depan PSG terancam kehilangan kreativitas. Sementara Barcelona sedang dalam performa tajam, terutama di kandang.

Barcelona diyakini bakal memanfaatkan momentum untuk menundukkan juara bertahan dan membuka jalan menuju tahta Eropa.

Perkiraan susunan pemain

Barcelona: Szczesny; Kounde, Cubarsi, Araujo, Martin; Pedri, De Jong; Yamal, Olmo, Rashford; Lewandowski.

PSG: Chevalier; Hakimi, Zabarnyi, Pacho, Mendes; Lee, Vitinha, Zaire-Emery; Mbaye, Ramos, Barcola.