Bagikan:

JAKARTA - Bayer Leverkusen yang bermain dengan sembilan pemain meraih kemenangan pertama dengan mengalahkan Eintracht Frankfurt 3-1 di pertandingan Bundesliga Jerman di Stadion BayArena, Sabtu, 13 September 2025 dini hari WIB. 

Leverkusen menunjukkan kebangkitan setelah dipecatnya pelatih Erik ten Hag. Penggantinya, Kasper Hjulmand, melakukan debut mengesankan.

Bagaimana tidak, saat melakoni laga pertama dan digelar di kandang sendiri, Hjulmand sukses membawa Leverkusen memetik tiga poin pertama dengan mengalahkan lawan yang berada di papan atas.

Kemenangan menjadi kian berarti tim harus bermain dengan 10 dan kemudian sembilan orang setelah kapten Robert Andrich dan Ezequiel Gonzalez mendapat kartu merah.

Keberhasilan itu menjadikan Leverkusen bisa memperbaiki peringkat. Kini, juara Bundesliga 2024 ini naik ke posisi tujuh dengan mengantungi empat poin.

Sementara, Frankfurt gagal merebut puncak klasemen dengan menggeser Bayern Munchen. Ini merupakan kekalahan pertama Frankfurt sehingga mereka tetap mengantungi poin enam. Sama dengan Bayern yang bertengger di posisi teratas karena memiliki selisih gol terbaik.

Di posisi kedua ada Koln yang juga membuat kejutan di kasta tertinggi Liga Jerman. Berstatus tim promosi, Koln sukses menembus papas atas setelah meraih kemenangan pada dua pertandingan pertama.

Di pertandingan itu, Hjulmand membuktikan kinerjanya dengan membawa perubahan pada permainan tim setelah ditinggalkan Ten Hag. Permainan Leverkusen menjadi lebih hidup dan tajam. Mereka sepenuhnya menguasai permainan.

Bahkan saat laga baru berjalan 10 menit, gelandang Alejandro ‘Alex’ Grimaldo sukses membobol gawang Frankfurt. Gol cantik lewat tendangan bebas berjarak 25 meter membawa Leverkusen unggul 1-0.

Hanya, Leverkusen kemudian harus bekerja keras karena Frankfurt mampu bangkit dan mengimbangi permainan tuan rumah. Meski demikian, Leverkusen seharusnya bisa menambah gol melalui Nathan Tella dan Patrik Schick yang mendapat peluang bagus. Namun keduanya gagal mengonversi peluang menjadi gol.

Schick akhirnya memecah kebuntuan sekaligus memperbesar keunggulan Leverkusen dari titik penalti di injury time babak pertama. Penalti diberikan setelah bek Robin Koch melakukan pelanggaran terhadap Tella di kotak terlarang.

Wasit pun menunjuk titik putih dan eksekusi penalti dituntaskan Schick yang berhasil mengecoh kiper Michael Zetterer. Skor berubah 2-0 untuk Leverkusen dan bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Leverkusen mulai waswas karena Frankfurt berhasil keluar dari tekanan. Mereka mengambil inisiatif menyerang yang membuat barisan pertahanan tuan rumah harus bekerja keras.

Namun usaha Leverkusen tetap gagal. Terbukti, Frankfurt berhasil memperkecil ketinggalan setelah tendangan voli Can Uzun membobol gawang Leverkusen.

Dalam posisi skor 2-1, Leverkusen kian terancam karena Andrich mendapat kartu kuning kedua yang disusul dengan kartu merah di menit 59. Kapten tim melakukan pelanggaran terhadap Ritsu Doan yang mengakibatkan dia harus meninggalkan arena.

Bermain dengan 10 orang, Leverkusen berusaha keras mempertahankan keunggulan tersebut. Di sisi lain, Frankfurt tak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Bahkan di menit 84, Leverkusen nyaris menambah gol bila sepakan Tella dari jarak dekat tidak digagalkan Zetterer.

Intensitas pertandingan kian tinggi saat memasuki injury time. Apalagi, Ezequiel Fernandez gagal mengontrol emosi dengan melakukan pelangggaran keras terhadap Fares Chaib. Buntutnya, wasit mengganjar kartu kuning kedua dan kemudian kartu merah di menit 90+2.

Bermain dengan sembilan pemain, Leverkusen justru bermain terbuka di menit-menit menjelang bubaran. Grimaldo akhirnya membuat fans bersorak setelah tendangan bebas dia kembali membobol gawang lawan di menit 90+8.

Keberhasilan pemain tim nasional Spanyol ini mencetak brace membawa Leverkusen unggul 3-1. Skor itu bertahan hingga laga usai.