JAKARTA - Nottingham Forest resmi memecat pelatih Nuno Espírito Santo hanya tiga pertandingan setelah musim 2025–26 berjalan. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Nuno baru saja membawa Forest mencatat sejarah musim lalu.
Nuno bergabung dengan Forest pada Desember 2023 dan sukses membawa klub tersebut lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 1995–96. Dalam pernyataan resmi, klub menyampaikan, “Nottingham Forest Football Club mengonfirmasi bahwa, setelah mempertimbangkan situasi terbaru, Nuno Espírito Santo hari ini resmi dibebastugaskan dari posisinya sebagai Pelatih Kepala. Klub berterima kasih atas kontribusi Nuno selama era yang sangat sukses di City Ground, terutama di musim 2024/25, yang akan selalu dikenang dalam sejarah klub.”
Meski terdengar mengejutkan, kabar ini sebenarnya sudah lama diprediksi. Hubungan antara Nuno dan pemilik klub Evangelos Marinakis dilaporkan memburuk sejak akhir musim lalu. Keduanya bahkan terlihat beradu argumen setelah laga imbang kontra Leicester City di penghujung musim 2024–25.
BACA JUGA:
Situasi semakin panas setelah Nuno disebut terlibat perselisihan dengan Edu Gaspar, mantan Direktur Teknik Arsenal yang kini menjabat sebagai Global Head of Football di Forest.
Walau banyak yang percaya Nuno akan dipecat sebelum musim baru dimulai, ia tetap memimpin tim di tiga laga awal Premier League dengan catatan empat poin. Secara keseluruhan, Nuno meninggalkan Forest setelah memimpin 73 pertandingan dengan rekor 32 kemenangan, 26 kekalahan, dan 15 hasil imbang.
Menurut jurnalis Fabrizio Romano, Forest sudah menyiapkan tiga kandidat pengganti, salah satunya adalah mantan manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou. Keputusan ini akan menjadi momen penting bagi Forest untuk menjaga momentum setelah musim paling sukses mereka dalam tiga dekade terakhir.