JAKARTA - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengungkapkan optimisme tinggi bahwa hanya pabrikannya yang bisa mengakhiri dominasi Marc Marquez bersama Ducati.
Hingga paruh musim 2025, Marc Marquez memang mendominasi balapan MotoGP. Pebalap asal Spanyol itu meraih 19 kemenangan dari total 24 balapan Sprint Race dan Grand Prix.
Dominasi itu membuat Marc Marquez unggul jauh di puncak klasemen hingga paruh musim MotoGP 2025. Dengan torehan 381 poin, Marquez unggul hingga 120 poin atas Alex Marquez.
Dari 12 seri balapan hingga paruh musim MotoGP 2025, hanya ada dua pebalap non-Ducati yang mampu meraih kemenangan, yakni Johann Zarco (LCR Honda) dan Marco Bezzecchi yang memperkuat Aprilia.
Namun, hanya Bezzecchi yang mampu mengalahkan Marc Marquez di balapan trek kering (MotoGP Inggris). Bahkan, Bezzecchi nyaris meraih kemenangan di MotoGP Ceko.
BACA JUGA:
Rivola yakin kemampuan sepeda motor RS-GP25 milik Aprilia akan terus berkembang. Pria asal Italia itu percaya diri pebalap Aprilia, Bezzecchi atau Jorge Martin, bisa mengakhiri dominasi Marc Marquez.
"Kami punya sepeda motor yang bisa menang. Jika kami bertarung melawan pebalap Ducati yang terlihat tidak terkalahkan (Marc Marquez), saya yakin kami bisa mengalahkan dia. Terutama di beberapa sirkuit."
"Salah satunya tidak diragukan lagi Austria (Red Bull Ring). Itu bukan salah satu trek kesukaan kami, tapi melihat bagaimana Bezzecchi tampil dan bagaimana dia beradaptasi di trek berbeda, saya hanya bisa optimistis," ucap Rivola dikutip dari Marca Selasa, 12 Agustus 2025.
MotoGP Austria 2025, 15-17 Agustus 2025, akan membuka paruh kedua musim ini.
"Saya tidak sabar untuk paruh kedua musim karena saya pikir kami dalam level yang bagus dari titik teknikal," ujar Rivola.