JAKARTA - Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menyambut baik aura positif dari kemenangan 5-0 atas Trinidad and Tobago pada laga pertama fase grup Concacaf Gold Cup 2025 di PayPal Park, Senin, 16 Juni 2025.
Hasil tersebut mengakhiri empat kekalahan beruntun yang diderita The Yanks dalam dua laga Concacaf Nations League dan partai persahabatan.
"Sangat penting sekarang untuk memulai turnamen dengan perasaan yang baik. Saya pikir penting bagi pemain, bagi para pemain."
"Tidak ada yang dilakukan, tetapi, ya, untuk merasakan kemenangan dan menjadi lebih positif dalam beberapa hari ke depan," kata Pochettino setelah kemenangan tersebut.
Menjelang pertandingan, keraguan mulai tumbuh untuk Amerika Serikat yang belum pernah menang di bawah Pochettino sejak Januari 2025.
Di luar lapangan, ketegangan juga tampak meningkat di depan umum antara manajer dan kapten Christian Pulisic, yang tidak masuk dalam skuad Concacaf Gold Cup karena hanya ingin ambil bagian dalam dua pertandingan persahabatan sebelum turnamen.
BACA JUGA:
Hal itu membuat Pochettino berpendapat bahwa para pemain tidak dapat mendikte rencana menjelang turnamen.
"Pertandingan hari ini juga sulit, terutama karena hal-hal negatif yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir."
"Beberapa hasil yang tidak berjalan dengan baik selalu menimbulkan sedikit kegaduhan, bukan? Penting bagi para pemain untuk memiliki kepercayaan diri itu," tutur Pochettino.
Sementara mengenai kemenangan telak atas Trinidad and Tobago, Pochettino memuji pemain PSV Eindhoven, Malik Tillman, yang menyumbang dua gol.
Kehadirannya mengimbangi kurangnya banyak tokoh kunci--seperti Pulisic, Weston McKennie, Timothy Weah, dan Antonee Robinson--dalam Concacaf Gold Cup.
"Malik adalah pemain berbakat. Itu jelas, semua orang bisa melihatnya. Yang berubah (musim panas ini), menurut saya, tentu saja, saya lebih memahaminya sekarang."
"Setelah beberapa minggu bersama, saya benar-benar mulai memahaminya. Dia mulai memahami kami."
"Seperti di PSV, semua orang mencintainya, sekarang kami mulai mencintainya, saya dan staf pelatih. Dia pemain berbakat, salah satu pemain paling berbakat, menurut saya, yang kami miliki di Amerika Serikat," kata Pochettino.
Dengan daftar pemain yang absen karena berbagai alasan mulai dari cedera, tugas Piala Dunia Antarklub 2025, atau jeda seperti yang dialami Pulisic, Pochettino mencatat bahwa penampilan melawan Trinidad and Tobago dapat memengaruhi keputusan daftar pemain untuk Piala Dunia 2026.
"Kami ingin menang, tetapi pada saat yang sama, kami ingin membantu para pemain tampil dan mengetuk pintu serta berkata, kami dapat tampil untuk tim nasional dan kami dapat terlibat dalam Piala Dunia berikutnya."
"Itulah yang saya harapkan. Menang dan pemain benar-benar yakin bahwa mereka memiliki kesempatan (untuk) memperjuangkan tempat di Piala Dunia 2026," kata pelatih Argentina tersebut.
Setelah Concacaf Gold Cup berakhir, Pochettino mengatakan bahwa ia akan mulai bekerja dengan seleksi yang jauh lebih ketat setelah menganalisis sebanyak 60 pemain dalam empat kamp terakhirnya.
"Kami akan mulai bekerja dengan kelompok yang lebih kecil. Selalu menjaga pintu terbuka bagi pemain yang mungkin muncul."
"Namun, yang terpenting, Concacaf Gold Cup, kami akan memiliki ide yang jauh lebih jelas," ujar Pochettino.
Dengan tiga poin di tangan mereka, Amerika Serikat punya modal berharga menghadapi Arab Saudi pada 20 Juni 2025, sebelum menutup fase grup melawan Haiti pada tanggal 23 Juni Juni.
Sementara itu, Amerika Serikat berada di posisi kedua sepanjang masa dengan tujuh gelar Concacaf Gold Cup. Pada edisi 2023, mereka mengakhiri perjalanan sebagai semifinalis.