JAKARTA - Liga 1 2025/2026 direncanakan mulai bergulir pada Agustus 2025. Untuk kompetisi musim baru ini, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa federasi akan menerapkan skema penggunaan wasit asing 30 persen.
Kabar ini disampaikan Erick Thohir usai bertemu dengan Wakil Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, di Osaka, Jepang. Melalui akun Instagram resminya, Erick Thohir membeberkan hasil pertemuan itu.
Ia menyebut bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari reformasi menyeluruh dalam sistem perwasitan nasional. Selain soal wasit, Erick Thohir juga akan menerapkan sistem digital untuk aspek penilaian, pelatihan, dan penunjukan wasit.
"Kami akan membuat perubahan dalam tim di perwasitan dan akan mulai menjalankan sistem penilaian, pemantauan training, dan appointment wasit secara digital."
BACA JUGA:
"Kami juga mendorong penggunaan wasit asing dan Indonesia dengan rasio 30 persen wasit asing dan 70 persen wasil Indonesia," tulis Erick Thohir dikutip pada Kamis, 12 Juni 2025.
Sebelumnya, Yoshimi Ogawa sempat menyatakan keprihatinan terhadap menurunnya tingkat kepercayaan sejumlah klub Liga 1 terhadap wasit lokal.
Di sisi lain, Ogawa juga menyoroti bahwa dilibatkannya pelatih asing memang bisa jadi solusi. Namun, sejatinya hal itu hanya bersifat sementara dan mestinya hanya menjadi pembelajaran bukan membuat kompetisi menjadi ketergantungan.
Sejauh ini memang sudah ada beberapa wasit asing yang sempat memimpin Liga 1, sebut saja Adham Makhamed dari Yordania, Nazmi Nasaruddin dari Malaysia, dan Ko Hyung-jin dari Korea Selatan.
Semua wasit asing ini memimpin sejumlah laga yang berjalan tanpa keluhan berarti.