JAKARTA - Pimpinan Real Madrid bertemu dengan Kepala Badan Teknis Wasit Spanyol pada Senin, 17 Februari 2025, waktu setempat, setelah mereka mengajukan pengaduan resmi atas keputusan wasit dalam kekalahan 0-1 kontra Espanyol di La Liga awal bulan ini.
Real Madrid sangat marah pada wasit Alejando Muniz Ruiz karena memilih untuk tidak mengeluarkan bek Espanyol Carlos Romero karena melanggar Kylian Mbappe--dengan Romero kemudian mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu.
Los Blancos kemudian mengirim surat terbuka kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) pada 4 Februari 2025 yang meminta akses ke rekaman percakapan antara perangkat pertandingan terkait insiden tersebut.
Pengaduan tersebut menuduh para pejabat melakukan manipulasi dan pemalsuan kompetisi, dengan mengatakan sistem wasit Spanyol benar-benar didiskreditkan.
Tuduhan tersebut lalu menuai tanggapan marah dari RFEF, La Liga, dan klub-klub lain.
BACA JUGA:
Direktur Jenderal Real Madrid, Jose Angel Senchez dan Sekretaris Dewan Klub, Jose Luis del Valle, mendatangi kantor pusat RFEF di Las Rozas, di luar Madrid, untuk mendengarkan rekaman audio VAR.
Selain itu, mereka juga berdiskusi dengan Kepala Badan Teknis Wasit Spanyol (CTA), Luis Medina Cantalejo.
"Wajar jika ada pertanyaan yang harus diajukan tentang sebuah insiden. Kami membicarakan berbagai masalah, yang bersifat internal"
"Bukan internal karena bersifat rahasia, tetapi karena merupakan masalah pribadi--yang berkaitan dengan CTA. Klub yang datang ke sini untuk berbicara dengan kami. Kami berbicara dengan mereka."
"Jelas (pertemuan) itu memakan waktu cukup lama karena dalam suasana yang bersahabat dan sopan santun. Itulah yang harus terjadi."
"Jika ada konfrontasi, yang tidak diharapkan atau diinginkan siapa pun, pertemuan itu akan berakhir dalam waktu lima menit."
"Lama sekali karena kami berbicara dengan sangat transparan dan jujur," kata Medina Cantalejo kepada wartawan.
Sebagaimana diketahui, Real Madrid sering mengeluhkan keputusan wasit di La Liga, melalui saluran Real Madrid TV, yang secara teratur menyoroti kesalahan dari ofisial pertandingan.
Setelah pertandingan Espanyol, Los Blancos juga tidak senang dengan keputusan wasit dalam hasil imbang 1-1 mereka dengan Atletico Madrid pada 8 Februari 2025 dan hasil imbang 1-1 kontra Osasuna pada Sabtu, 15 Februari 2025.
"Dalam tiga pertandingan terakhir kami, banyak hal yang terjadi yang telah dilihat semua orang."
"Namun, saya tidak ingin mengatakan apa pun lagi tentang itu karena saya ingin duduk di bangku cadangan untuk pertandingan berikutnya."
"Saya pikir ada masalah (dengan wasit). Dalam tiga pertandingan terakhir, sesuatu telah terjadi yang seharusnya tidak terjadi," kata Manajer Carlo Ancelotti.
Setelah pertemuan tersebut, menurut laporan ESPN, Real Madrid masih belum dapat memahami keputusan untuk tidak mengeluarkan Romero.
Klub telah menuntut perubahan, tetapi yakin keluhan mereka telah membuat mereka terekspos, mengingat keputusan wasit dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Sebaliknya, RFEF merasa pembicaraan itu positif dan Real Madrid telah diperlakukan dengan cara yang sama seperti klub-klub lainnya.