Bagikan:

JAKARTA – Pebulu tangkis Siti Fadia Silva Ramadhanti merasa nyaman-nyaman saja ketika bermain rangkap dalam dua sektor sekaligus sejak pergantian tahun.

Atlet binaan PB Djarum itu saat ini bermain di sektor ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari dan di ganda campuran bareng teman satu klubnya, Dejan Ferdinansyah.

Fadia mengatakan bahwa bermain rangkap sama sekali tidak menjadi masalah buat dirinya. Ia tetap memiliki motivasi tinggi untuk memberikan yang terbaik di kedua sektor yang dibela.

"Kalau dari saya sebisa mungkin melakukan yang terbaik, siapa pun pasangannya karena tidak tahu ke depannya seperti apa. Fokusnya pasangan dengan siapa, cocoknya dengan siapa," ujar dia.

Bermain rangkap di dua nomor sebenarnya bukan pengalaman baru bagi atlet yang berusia 24 tahun tersebut. Sebelumnya, saat masih di level junior, dia juga sudah merasakan hal yang sama.

Perubahan komposisi ini juga langsung berbuah manis di Thailand Masters 2025. Hasilnya, Fadia mencapai final di kedua nomor itu dengan hasil akhir satu gelar dan satu runner-up.

"Pastinya alhamdullilah senang dikasih lagi kesempatan untuk main rangkap. Hasilnya juga bisa meraih satu runner-up dan satu juara," ujar atlet kelahiran Kabupaten Bogor tersebut.

Fadia mendapat satu gelar dari Thailand bersama Lanny. Mereka naik podium juara setelah di babak final berhasil mengalahkan pasangan tuan rumah, Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong.

Adapun Fadia harus puas menjadi runner-up bersama Dejan setelah kalah melawan ganda campuran tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

Gelar yang didapat Lanny/Fadia sekaligus mengakhiri puasa Indonesia di tiga ajang sebelumnya di Malaysia dan India Open serta Indonesia Masters. Di ketiga ajang itu pencapaian terbaik wakil Indonesia adalah dua runner-up.