Bagikan:

JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk memisahkan Dejan Ferdinansyah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti setelah kurang dari enam bulan mereka bersama bermain di ganda campuran.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengonfirmasi hal tersebut kepada media melalui keterangan resmi yang diterima pada Jumat, 13 Juni 2025.

"Setelah bermain rangkap selama kurang lebih enam bulan, melihat hasil yang ada dan dengan beberapa pertimbangan lain, maka Siti Fadia Silva Ramadhanti akan fokus bermain di ganda putri," kata dia.

PBSI memutuskan untuk menyatukan Dejan/Fadia sejak awal Desember 2024. Mereka kemudian memainkan turnamen pertama di ajang India Open 2025, yang mana mereka kandas di babak kedua.

Mereka total mengikuti delapan turnamen BWF World Tour selama bersama. Pencapaian terbaik mereka selama itu adalah finis sebagai runner-up di Thailand Masters dan China Taipei Open 2025.

Eng Hian memastikan bahwa mereka akan mencarikan pasangan baru untuk Dejan. Dia pun menyebut pemain yang berusia 25 tahun tersebut akan fokus pada sektor ganda campuran.

"Sementara, Dejan Ferdinansyah akan dicarikan pasangan baru yang fokus di ganda campuran agar program latihan bisa berjalan efektif dan maksimal," ujarnya.

Selama bersama, Fadia merupakan pemain yang paling repot. Pasalnya, selain di ganda campuran bersama Dejan, dia juga bermain di sektor ganda putri bareng Lanny Tria Mayasari.

Dengan demikian, Fadia akan menjalani sisa turnamen 2025 bersama Lanny. Dalam kalender tahun ini, Lanny/Fadia tercatat mempersembahkan gelar juara Thailand Masters 2025.

Di lain sisi, Dejan bermain bersama Gloria Emanuella Widjaja sebelum disatukan dengan Fadia. Gloria sekarang dipasangkan dengan Rehan Naufal Kusharjanto.