Bagikan:

JAKARTA – Inter Milan akan melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions dengan ambisi mengamankan tempat otomatis di babak 16 besar saat bertandang ke markas Sparta Prague pada Rabu malam, 21 Januari atau Kamis dini hari WIB.

Inter saat ini mengumpulkan 13 poin dari enam pertandingan, menempatkan mereka dalam posisi kuat untuk menghindari babak playoff. Sementara itu, Sparta Prague hanya mengoleksi empat poin dan berada di posisi eliminasi, menjadikan pertandingan ini krusial bagi mereka untuk menjaga asa bertahan di kompetisi.

Inter Milan memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan catatan impresif sebelum akhirnya mengalami kekalahan pertama melawan Bayer Leverkusen sebelum jeda musim dingin. Kekalahan tersebut terjadi akibat gol di menit ke-90, mengakhiri rekor lima clean sheet beruntun Inter di fase grup.

Namun, pasukan Simone Inzaghi tetap menjadi salah satu unggulan di kompetisi ini. Sebagai juara tiga kali Liga Champions dan finalis musim 2023, Inter kini hanya membutuhkan kemenangan melawan Sparta Prague dan Monaco untuk memastikan tempat di babak 16 besar tanpa melewati babak playoff.

Musim ini, performa Inter di semua kompetisi sangat konsisten. Dari 29 pertandingan, mereka hanya kalah tiga kali, dengan dua di antaranya terjadi dalam derby melawan AC Milan. Setelah sempat kehilangan gelar Supercoppa Italiana akibat membuang keunggulan dua gol melawan Milan, Inter berhasil bangkit dengan meraih tujuh poin dari tiga pertandingan Serie A terakhir mereka.

Pada pertandingan terakhir melawan Empoli, Lautaro Martinez kembali menunjukkan performa apiknya dengan mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-1. Denzel Dumfries juga melanjutkan performa gemilangnya dengan mencetak gol keempat dalam lima laga terakhir, sementara Marcus Thuram menutup kemenangan dengan golnya dari bangku cadangan.

Rekor tandang Inter juga luar biasa. Mereka mencatat enam kemenangan beruntun di Serie A tanpa kebobolan, termasuk kemenangan 1-0 melawan Venezia yang memecahkan rekor klub. Selain itu, Inter belum pernah kalah melawan tim Ceko di Liga Champions, menjadikan mereka favorit kuat dalam pertandingan ini.

Di sisi lain, Sparta Prague menghadapi tekanan besar. Mereka kalah dalam empat pertandingan terakhir di fase grup, termasuk kekalahan 4-2 dari Feyenoord di laga sebelumnya. Dalam pertandingan itu, Sparta tertinggal tiga gol hanya dalam 30 menit pertama.

Sparta sempat memulai musim dengan baik, tidak terkalahkan dalam 15 pertandingan di semua kompetisi. Namun, performa mereka merosot drastis, dengan delapan kekalahan dalam 17 laga terakhir. Statistik juga menunjukkan kelemahan mereka di Liga Champions, di mana Sparta hanya memenangkan satu dari 20 pertandingan terakhir di luar babak kualifikasi.

Kekalahan 6-0 dari Atletico Madrid di kandang menjadi kekalahan terburuk mereka di kompetisi ini. Meski sempat menjalani kamp pelatihan di Spanyol selama jeda musim dingin, kemenangan dalam laga persahabatan melawan Malmo dan Bodo/Glimt belum cukup untuk membangkitkan kepercayaan diri mereka.

Dengan dua pertandingan tersisa, Sparta membutuhkan kemenangan melawan Inter untuk menjaga peluang mereka lolos. Namun, dengan statistik buruk melawan tim Italia, tugas ini menjadi sangat berat bagi pasukan Lars Friis.

Dalam laga ini, Simone Inzaghi tidak bisa menurunkan Yann Bisseck, Hakan Calhanoglu, dan Joaquin Correa yang masih cedera. Namun, Benjamin Pavard dan Francesco Acerbi telah kembali ke skuad, memberikan tambahan opsi di lini belakang.

Henrikh Mkhitaryan, yang baru pulih dari cedera, tampil sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Empoli. Meski begitu, Piotr Zielinski kemungkinan besar akan tetap menjadi pilihan utama di lini tengah.

Di lini depan, Lautaro Martinez hampir dipastikan memimpin serangan. Striker asal Argentina tersebut kembali menemukan performa terbaiknya dan kini telah mencetak 111 gol di Serie A, menyamai rekor Mauro Icardi sebagai pencetak gol terbanyak kedua di klub untuk pemain asing.

Sementara, Sparta harus tampil tanpa Imanol Garcia, Angelo Preciado, dan Lukas Haraslin yang masih cedera. Namun, Elias Cobbaut kemungkinan besar akan kembali ke skuad setelah pulih dari cedera.

Victor Olatunji, striker asal Nigeria yang telah mencetak tiga kontribusi gol dalam tiga penampilan Liga Champions musim ini, akan menjadi andalan di lini depan bersama Albion Rrahmani. Selain itu, Sparta juga memperkuat skuad mereka dengan mendatangkan Magnus Andersen dari Venezia dan meminjam kembali Jan Kuchta dari Midtjylland.

Dengan performa konsisten Inter dan lemahnya pertahanan Sparta, pertandingan ini diprediksi akan didominasi oleh tim tamu. Inter kemungkinan besar akan memanfaatkan kelemahan lini belakang Sparta untuk mencetak gol cepat dan mengamankan kemenangan.

Namun, Sparta masih memiliki potensi kejutan, terutama jika mereka mampu memanfaatkan dukungan dari suporter tuan rumah. Laga ini akan menjadi ujian besar bagi kedua tim, tetapi Inter diunggulkan untuk meraih tiga poin penuh.

Perkiraan Susunan Pemain

Sparta Prague (3-4-3):

Jensen; Vitik, Panak, Zelezny; Wiesner, Laci, Kairinen, Rynes; Birmancevic, Olatunji, Rrahmani

Inter Milan (3-5-2):

Sommer; Pavard, De Vrij, Bastoni; Dumfries, Barella, Asllani, Zielinski, Dimarco; Martinez, Thuram