Bagikan:

JAKARTA - Manajer Manchester City Pep Guardiola cukup menurunkan pemain cadangan atau anak muda untuk menghabisi Salford City, klub Liga 4 atau League Two yang sahamnya dimiliki para legenda Manchester United yang pernah disebut Class of 92.

Salford memang bukan lawan sepadan bagi Man City. Namun yang menarik, Salford merupakan klub yang dimiliki para bintang MU saat mendominasi Premier League Inggris pada dekade lalu. Pada tahun-tahun 90-an hingga 2000-an saat MU masih memiliki Davd Beckham, Gary Neville, Phil Neville, Paul Scholes, Nicky Butt hingga Ryan Giggs.

Mereka mendominasi Liga Premier saat Man City tak lebih dari tim medioker yang lebih banyak berkutat di papan bawah. Saat itu, MU di bawah manajer legendaris Sir Alex Ferguson begitu mendominasi Liga Inggris yang membangun persaingan dengan Arsenal dan Liverpool.

Kini setelah Class of 92 pensiun, mereka membeli saham klub non-liga Salford pada 2014. Klub itu sendiri semula dimiliki pengusaha Singapura, Peter Lim. Namun kini, semua saham dibagi rata oleh Giggs dkk.

Giggs pernah menyatakan dalam 15 tahun ke depan sejak 2014 atau pada 2029, klub yang saat ini menempati peringkat tiga di Liga 4 ini sudah berkompetisi di Championship atau kasta kedua Liga Inggris. Ini berarti Salford sudah berada di level tersebut empat tahun lagi. 

Sayangnya, dalam pertandingan babak ketiga Piala FA melawan Man City yang menjadi Manchester derby kecil-kecilan di Stadion Etihad, Minggu, 12 Januari 2025 dini hari WIB, Giggs dkk hanya bisa menyaksikan Salford dibantai habis-habisan. Hanya Beckham dan Gary Neville yang tak hadir di Etihad menyaksikan laga itu.

Bahkan pemain Man City kelahiran Salford, James McAtee mencetak hattrick di derby lain tersebut. Jelas, Salford bukan lawan sepadan Man City. Meski Guardiola tidak memainkan Haaland, Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, Kye Walker hingga Josko Gvardiol, namun The Cityzens masih sangat kuat bagi tim amatir itu.

Pertandingan baru berjalan delapan menit, pemain depan Jeremy Doku sudah membobol gawang Salford. Selanjutnya, Divin Mubama, striker berusia 20 yang melakukan debut di tim senior Man City menambah gol di menit 20.

Man City menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 setelah Nico O'Reilly mencatatkan nama di papan skor di menit 43.

Setelah unggul tiga gol, Man City kian rileks bermain di babak kedua. Bahkan saat pertandingan baru berjalan empat menit, gelandang senior Jack Grealish sudah mencetak gol dari titik penalti yang mengubah skor menjadi 4-0.

McAtee sendiri menunjukkan sebagai salah satu pemain yang bisa menjadi andalan Man City. Pemain

berusia 22 ini mencetak hattrick dalam tempo 19 menit. Sedangkan satu gol lagi yang melengkapi kemenangan 8-0 Man City dihasilkan Doku dari titik penalti.

Man City pun tampak santai saat memastikan lolos ke babak keempat Piala FA. Ini juga menjadi kemenangan ketiga Man City setelah sebelumnya mengalami keterpurukan, termasuk dihabisi MU 2-1 di Etihad.