Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah, melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, menyampaikan ada bonus yang akan diberikan kepada atlet Indonesia yang berprestasi di Asian Para Games 2023. Bahkan, bakal ada bonus tambahan.

Bonus tambahan akan diberikan jika kontingen Indonesia mampu melampaui target medali yang diberikan.

"Untuk bonus, tentu, pasti ada. Kalau untuk Asian Para Games sudah disiapkan," ungkap Menpora Dito, seperti dikutip dari Antara.

“Dan nanti biasanya kebijakan Presiden Indonesia ada (bonus) yang ditambahkan atau bagaimana, terutama kalau melewati target, pasti ada aja (bonus tambahan)," lanjutnya.

Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games 2023, Angela Tanoesoedibjo, juga mengamini pernyataan dari Menpora. Dia mengatakan untuk bonus tambahan dari pihaknya akan menyesuaikan dengan arahan dari pemerintah.

“Pastinya kita siapkan sesuai arahan Pak Menteri,” kata Angela.

Hingga berita ini diturunkan, kontingen Indonesia berada di posisi ketujuh pada klasemen sementara dengan tiga medali emas, empat medali perak, dan lima perunggu. Emas pertama hari ini diraih oleh sprinter Ni Made Arianti Putri melalui cabang olahraga Para atletik nomor lari 100 m T12 putri di Huanglong Sports Center Stadium.

Arianti menjadi yang tercepat dengan membukukan waktu 12,52 detik. Ia berada di depan sprinter asal India Simran dan pelari tuan rumah Yaqin Shen yang masing-masing terlampau 0,16 detik dan 0,26 detik darinya.

Masih dari cabang Para atletik, sprinter Eko Saputra berhasil meraih medali perak di nomor lari 100 m T12 dengan catatan waktu 11,22 detik.

Di hari yang sama, lifter Indonesia Ni Nengah Widiasih berhasil merebut medali pertama untuk Indonesia di cabang olahraga Para angkat berat (powerlifting) pada nomor 45 kg putri.

Sementara itu, Skuad Merah Putih sendiri ditargetkan mampu finis dalam 10 besar Asian Para Games 2022 Hangzhou dengan raihan 19 medali emas, 23 perak, dan 25 perunggu.