Bagikan:

JAKARTA - Jazz Goes To Campus (JGTC) yang selama ini identik sebagai gelaran musik milik Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Indonesia, mencoba langkah baru yang lebih inklusif.

Dengan format baru bertajuk “The City Series”, JGTC dibawa “keluar kandang” dan akan digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 25 April pekan depan.

Candra Darusman selaku penggagas awal JGTC pada pertengahan tahun 1970-an mengatakan, digelarnya festival di luar kampus merupakan sebagai upaya untuk memperluas jangkauan audiens, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu festival jazz yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar artistiknya.

“Di satu pihak, JGTC yang di kampus tetap berjalan. Tapi di lain pihak, kita juga membuat seri-seri kegiatan di kota, khususnya di Taman Ismail Marzuki,” kata Candra saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 17 April.

Adapun nama-nama yang akan dihadirkan, antara lain Erwin Gutawa, Tohpati, Ari Renaldi, Adra Karim, Bandung Jazz Orchestra, serta kolaborasi Alonzo & Rose Maryjane.

JGTC seri ini juga akan melibatkan unsur musik etnis Betawi, mengingat gelaran ini juga ditujukan untuk menyambut hari jadi Jakarta ke-500 yang akan jatuh tahun depan.

“Di dalam seri ini akan disuguhkan berbagai ranting jazz. Karena jazz itu kan boleh dikatakan genus, spesiesnya banyak, ada swing, jazz-pop, jazz-rock, fusion, sampai ethic-jazz,” ujar Candra.

“Untuk ethic-jazz nanti, kita akan mengangkat musik Betawi dengan jazz,” tambahnya.

Selain pertunjukan musik, JGTC seri ini juga akan menjadi ruang dialog lintas generasi. Konsep ini dirancang untuk menghadirkan jazz yang lebih inklusif, kontekstual, dan dekat dengan dinamika kota serta generasi muda.

Talkshow akan dihadirkan sebagai pembuka yang memperkaya perspektif audiens sebelum menikmati pertunjukan musik—menjadikan pengalaman yang tidak hanya artistik, tetapi juga reflektif.

Sesi talkshow akan menghadirkan Rano Karno, Candra Darusman, Chico Hindarto, Sri Hanuraga, dan Agus Basuni sebagai narasumber, dimana tema yang diangkat adalah: “Pencapaian Menjelang 50 Tahun JGTC serta Harapan ke Depan”.