JAKARTA - Rock & Roll Hall of Fame secara resmi mengumumkan daftar 17 nomine untuk angkatan tahun 2026. Daftar kali ini menonjol karena cakupan genre yang sangat luas, mulai dari kejayaan britpop, kekuatan vokal R&B klasik, hingga dominasi musik latin dan hip-hop.
Nama-nama besar seperti Phil Collins, Oasis, hingga mendiang Luther Vandross menjadi sorotan utama dalam persaingan menuju panggung kehormatan musik bergengsi tersebut.
Tahun ini, jumlah nomine tercatat lebih banyak dibandingkan tahun 2025 yang hanya menyertakan 14 nama.
Sebanyak 10 artis berhasil menembus daftar nominasi untuk pertama kalinya. Mereka adalah Jeff Buckley, Phil Collins (sebagai solois), Melissa Etheridge, Lauryn Hill, INXS, New Edition, Pink, Shakira, Luther Vandross, dan grup hip-hop Wu-Tang Clan.
Sementara itu, tujuh nama lainnya merupakan wajah lama yang kembali mencoba peruntungan setelah gagal di tahun-tahun sebelumnya, yakni The Black Crowes, Mariah Carey, Billy Idol, Iron Maiden, Joy Division/New Order, Oasis, dan Sade.
Menariknya, Phil Collins berpeluang mengukir sejarah sebagai musisi yang masuk dua kali ke dalam Hall of Fame. Sebelumnya, pria yang dikenal lewat lagu “Against All Odds” itu sudah lebih dulu dilantik sebagai anggota Genesis. Kini, ia berkesempatan masuk atas nama karier solonya yang fenomenal di era 1980-an dan 1990-an.
Oasis juga kembali masuk radar meski sang vokalis, Liam Gallagher, sempat melontarkan kritik pedas terhadap institusi ini pada nominasi sebelumnya. Reuni besar-besaran dan tur dunia yang ludes terjual tahun lalu diyakini menjadi katalis kuat bagi band asal Manchester itu untuk akhirnya terpilih.
BACA JUGA:
Ketua Rock & Roll Hall of Fame Foundation, John Sykes, dalam keterangan resminya menekankan bahwa keragaman adalah kunci dari evolusi musik itu sendiri.
"Daftar tahun ini mencerminkan betapa luasnya jangkauan musik yang telah membentuk budaya kita selama beberapa dekade terakhir. Dari rock, pop, R&B, hingga hip-hop, para artis ini telah menciptakan suara yang mendefinisikan generasi," ujar Sykes, dikutip Variety, Kamis, 26 Februari.
Bagi beberapa nama seperti Mariah Carey dan Iron Maiden, ini adalah kesempatan ketiga bagi mereka untuk masuk. Sejarah mencatat bahwa banyak artis baru berhasil lolos setelah nominasi ketiga.
Namun, tantangan tetap ada bagi artis seperti Jeff Buckley dan Lauryn Hill yang masuk nominasi berdasarkan kekuatan satu album studio yang sangat berpengaruh dalam sejarah musik dunia.
Adapun proses pemungutan suara akan melibatkan lebih dari 1.200 anggota komite pemilih yang terdiri dari seniman, sejarawan, dan profesional industri musik. Hasil akhir atau daftar musisi yang resmi dilantik (Inductees) akan diumumkan pada April mendatang.
Selain kategori utama, pihak Hall of Fame juga akan mengumumkan penerima penghargaan khusus dalam kategori Musical Influence, Musical Excellence, dan Ahmet Ertegun Award untuk insan di luar penampil.