Bagikan:

JAKARTA - Dunia musik rock sempat digemparkan dengan keputusan Foo Fighters yang secara mendadak mengumumkan pemecatan Josh Freese pada Mei tahun lalu.

Drumer kawakan yang bergabung untuk mengisi kekosongan setelah wafatnya Taylor Hawkins itu mengaku sempat terkejut dan kecewa, namun kini ia memilih untuk melangkah maju dengan kepala tegak tanpa perlu dikasihani oleh siapapun.

Meski sudah lewat setahun, misteri di balik hengkangnya Freese masih menyisakan tanda tanya besar, mengingat hubungan profesional mereka terlihat solid sebelum keputusan pemecatan diumumkan.

"Saya memiliki beberapa teori kecil, tetapi saya belum bisa membahasnya sekarang. Saya benar-benar menikmati dua tahun yang saya habiskan bersama orang-orang itu dan mereka sangat baik kepada saya, sampai akhirnya mereka tidak lagi seperti itu," kata Freese dalam wawancara terbaru dengan Modern Drummer.

Ketidaktahuan Freese mengenai alasan spesifik di balik pendepakannya menjadi poin yang paling disoroti penggemar.

Dia menceritakan bagaimana suasana dalam band terasa sangat harmonis hingga detik-detik terakhir.

"Saya rasa saya cukup pandai membaca orang, dan saya sama sekali tidak melihat hal itu akan terjadi. Suatu hari semuanya penuh tawa, kami di atas panggung dan Dave (Grohl) menatap saya setiap malam seolah berkata, 'Kamu hebat, kawan!' Dan kemudian semuanya berakhir begitu saja," tambahnya.

Menariknya, posisi Freese di Foo Fighters kini digantikan oleh mantan drumer Nine Inch Nails, Ilan Rubin.

Seolah bertukar posisi, Freese justru kembali bergabung dengan Trent Reznor di Nine Inch Nails untuk tur Amerika Utara, serta reuni dengan Weezer dalam rangkaian tur Amerika Selatan.

Meski kehilangan posisi di salah satu band rock besar di dunia, Freese menegaskan bahwa kariernya jauh dari kata merosot.

Ia justru merasa kembali ke habitat aslinya dengan berkolaborasi bersama musisi-musisi papan atas lainnya, seperti Danny Elfman hingga Billy Idol.

"Seseorang baru-baru ini berkata kepada saya, 'Kamu menjalani tahun yang berat.' Dan saya berpikir, Benarkah? Jadi masalah Foo Fighters itu sudah berakhir. Itu hal biasa, hanya sebuah kilasan kecil. Fakta bahwa saya telah melakukan tur lagi dengan Nine Inch Nails dan A Perfect Circle, bermain beberapa pertunjukan dengan Weezer, bekerja di studio dengan semua orang mulai dari Danny Elfman hingga Billy Idol membuat saya merasa kembali ke tempat saya seharusnya. Percayalah, tidak ada yang perlu merasa kasihan pada saya," tuturnya.

Di lain sisi, hingga saat ini pihak Foo Fighters belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan di balik pergantian drumer.

Spekulasi sempat muncul bahwa masalah manajemen menjadi pemicu utama, namun hal itu tetap menjadi rahasia dapur band.

Sementara itu, Foo Fighters sendiri tengah bersiap merilis album baru sebagai tindak lanjut dari album “But Here We Are” (2023) dengan membagikan sejumlah cuplikan lagu baru di situs resmi mereka.