Bagikan:

JAKARTA - Pendiri sekaligus Direktur Mecimapro, Fransiska Dwi Melani, memecah keheningan dengan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para penggemar DAY6 di Indonesia atau yang akrab disapa My Day.

Melalui surat tulisan tangan yang diunggah di akun Instagram resmi Mecimapro, Melani mengakui adanya kelalaian dari pihak promotor yang berujung pada kekecewaan publik.

Ia mengungkapkan bahwa masa-masa menjalani proses hukum menjadi momentum bagi dirinya untuk melakukan refleksi mendalam. Ia menyadari bahwa transparansi adalah elemen krusial yang sempat hilang dalam komunikasinya dengan para penggemar.

"Secara pribadi seharusnya saya memberikan transparansi untuk membangun kepercayaan yang lebih dalam. Saya meminta maaf atas kesalahan saya dengan penuh ketulusan," tulis Melani dalam suratnya, tertanggal Selasa, 27 Januari.

Secara terbuka, Melani mengakui kesulitan finansial yang dialami pihaknya, yang kemudian dipersulit dengan berpindahnya lokasi konser DAY6 di Jakarta pada Mei 2025.

“Dengan kerugian yang besar di tahun 2024-2025, kami berada dalam kesulitan finansial yang besar. Perpindahan venue merupakan keputusan yang sulit yang harus kami jalani dan menyebabkan ketidakpercayaan,” katanya.

Fokus Melani saat ini adalah perkara hukum yang sedang dihadapi. Di samping itu, ia memastikan untuk mengembalikan dana (refund) dari para penonton yang membatalkan pembelian tiket.

"Hal pertama yang ingin saya lakukan setelah menyelesaikan perkara hukum ini adalah meminta maaf secara publik dan menuntaskan refund untuk para fans," tegasnya.

Di tengah kesulitan finansial, tentunya tidak mudah untuk mengembalikan seluruh dana yang menjadi kewajibannya. Oleh karenanya, ia memilih untuk mencari penghasilan tambahan.

"Izinkan kami untuk mencari penghasilan dengan melakukan penjualan buku yang saya tulis sendiri dan juga melalui penjualan CD/merchandise yang masih kami miliki," ujar Melani.

“Berbagai upaya dan usaha akan kami lakukan untuk memenuhi komitmen kami. Sekali lagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.