Bagikan:

JAKARTA - Liga Sepak Bola Amerika (NFL) secara resmi mengumumkan band punk rock legendaris asal Bay Area, Green Day, sebagai penampil utama dalam upacara pembukaan Super Bowl LX.

Pertandingan akbar yang menandai edisi ke-60 ini dijadwalkan berlangsung di Levi's Stadium, Santa Clara, California, pada Minggu, 8 Februari mendatang.

Pemilihan Green Day dianggap sebagai langkah emosional sekaligus strategis, mengingat Billie Joe Armstrong cs merupakan putra daerah yang tumbuh besar di kawasan San Francisco.

Dalam keterangan resminya, NFL menyatakan bahwa trio tersebut akan membuka perhelatan dengan membawa energi tinggi.

Green Day bakal mengiringi langkah para peraih gelar MVP (Most Valuable Player) dari berbagai generasi untuk masuk ke dalam lapangan melalui deretan lagu-lagu hits mereka.

Aksi ini dirancang sebagai penghormatan terhadap sejarah panjang liga sekaligus membangkitkan gairah suporter sebelum pertandingan dimulai.

Menanggapi penunjukan Green Day, Armstrong mengungkapkan antusiasme yang luar biasa atas terpilihnya mereka dalam ajang olahraga terbesar di AS itu.

"Kami sangat bersemangat untuk membuka Super Bowl 60 tepat di halaman belakang rumah kami sendiri,” kata Armstrong, dikutip Variety, Selasa, 20 Januari.

“Kami merasa terhormat bisa menyambut para MVP yang telah membentuk permainan ini dan membuka malam bagi para penggemar di seluruh dunia. Mari bersenang-senang! Mari bersuara lantang!" tambahnya.

Selain Green Day, panggung pralaga Super Bowl LX juga akan dimeriahkan oleh deretan musisi papan atas lainnya. Charlie Puth dipastikan akan membawakan lagu kebangsaan AS, "The Star-Spangled Banner".

Sementara itu, penyanyi country Brandi Carlile akan melantunkan "America the Beautiful", dan Coco Jones bakal menyanyikan "Lift Every Voice and Sing".

Kembalinya Super Bowl ke wilayah Bay Area ini diprediksi akan menjadi salah satu penyelenggaraan paling megah dalam sejarah NFL, di mana tradisi olahraga digabungkan dengan budaya pop yang sangat kental.