JAKARTA - Menjalani karier di industri musik global selama lebih dari dua dekade ternyata tidak membuat Hayley Williams merasa memiliki sosok pelindung.
Secara terbuka, vokalis Paramore itu mengaku tidak pernah mendapatkan bimbingan atau arahan langsung dari artis senior mana pun.
Dalam percakapannya bersama Kathleen Hanna di podcast Music Makes Us, Williams merefleksikan betapa sepinya perjalanan seorang musisi. Ia merasa harus merintis jalannya sendiri tanpa ada tangan yang membimbingnya secara langsung.
"Jujur, jawaban singkatnya adalah tidak. Saya benar-benar merasa tidak pernah memiliki mentor,” kata Hayley Williams, mengutip kanal YouTube Rock & Roll Hall of Fame, Selasa, 23 Desember.
Lebih lanjut, vokalis yang dikenal kerap mewarnai rambutnya itu bicara mengenai masa sulitnya saat berjuang melawan depresi beberapa tahun silam. Menariknya, ia menyebut karya ikonik dari band new wave Talking Heads sebagai penyelamat kesehatan mentalnya.
BACA JUGA:
Baginya, album “Speaking in Tongues” milik Talking Heads memberikan efek yang luar biasa pada jiwanya.
"Album Speaking in Tongues itu ibarat Prozac (obat untuk mengatasi depresi) bagi saya,” tutur Williams.
“Saya ingat betul momen ketika rambut saya baru pertama kali di-bleaching, saya mendengarkan lagu ‘Girlfriend is Better’ dan tiba-tiba merasa sangat hidup,” lanjutnya. “Saya seperti berkata, inilah perasaan yang ingin saya rasakan setiap kali bermusik.”
Koneksi mendalam tersebut tidak hanya membantu kesembuhan mental, tetapi juga memengaruhi arah musiknya. Baginya, musik bukan sekadar lagu, melainkan sebuah gerakan yang mampu menarik orang dari berbagai latar belakang untuk menari bersama dalam kebahagiaan.