JAKARTA - Vokalis Paramore, Hayley Williams, akhirnya buka suara perihal keputusannya untuk mengambil jeda sementara dari band dan lebih fokus dengan proyek solonya.
Williams mengutarakan bahwa masa istirahat ini merupakan momen krusial untuk memahami identitas dirinya di luar entitas Paramore.
Seperti diketahui, sejak mengumumkan band sedang rehat pada September lalu—sambil memastikan bahwa Paramore tidak bubar—Williams telah merilis album solo ketiganya dan kini gencar mempromosikan tur.
Dalam wawancara terbaru dalam siniar Good Hang milik komedian Amy Poehler, Williams mengatakan, melalui album solonya ini, ia mulai menemukan dirinya.
"Saya merasa sangat gugup karena menurut saya, demi kebaikan saya sendiri, saya benar-benar perlu memahami siapa saya di luar band," kata Williams. "Ini saatnya."
Penyanyi 36 tahun itu secara terus terang menyampaikan bahwa usia menjadi salah satu pendorongnya.
"Saya melihat usia 40. Itu tidak lama lagi, dan saya hanya merasa, saya mungkin harus tahu siapa saya di luar entitas ini (Paramore)," katanya.
Bukah tanpa alasan, Williams menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir bersama Paramore, ia sering dipandang sebagai "pemimpin orkestra". Namun sejatinya ia merasa hal itu tidak selalu menjadi sesuatu yang positif.
BACA JUGA:
"Saya merasa bahwa itu adalah tanggung jawab besar—untuk menjadi corong bagi sekelompok orang," ujarnya.
"Kami semua adalah individu yang sangat berbeda," tambahnya. "Saya ingin berbicara untuk diri saya sendiri."
Penyanyi yang dikenal bersahabat dengan Taylor Swift itu juga mencatat bagaimana fase karier solonya telah memungkinkannya untuk "pertama kalinya" berbicara dengan kaum perempuan.
"Tumbuh besar, tidak ada perempuan di sekitar,” tuturnya. "Saya benar-benar berpikir bahwa menjadi satu-satunya gadis dalam sebuah geng adalah hal penting.”
"Saya tidak pernah ingin secara lirik memperlihatkan bahwa ini adalah sudut pandang seorang gadis muda,” pungkasnya.