Bagikan:

JAKARTA - Keviralan lagu “Tabola Bale” jadi fenomena yang begitu disorot dalam blantika musik Indonesia tahun ini.

Lagu ini seketika membuat para pelantunnya—Silet Open Up, Jacson Zeran, Juan Reza, dan Diva Aurel—dikenal oleh publik luas, terutama anak muda yang aktif di media sosial.

“Tabola Bale” juga telah membawa Silet Open Up, yang punya nama asli Siprianus Bhuka, tampil dalam Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara.

Terbaru, lagu viral itu juga membuat Siprianus meraih tiga kemenangan di AMI Awards 2025, lewat kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik, Karya Produksi Kolaborasi Terbaik, dan Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik.

Meski capaian “Tabola Bale” begitu besar—meski dalam waktu singkat—Siprianus masih punya satu harapan. Ia ingin menampilkan lagu ciptaannya itu secara langsung di luar negeri.

“Kalau untuk dibawa ke luar negeri, ya kita semua pasti berharap. Mungkin suatu saat bisa mewakili Indonesia atau mewakili grup dari Indonesia (untuk tampil di luar negeri),” kata Siprianus saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini.

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya di media sosial, “Tabola Bale” juga mendapat atensi baik dari netizen di berbagai penjuru dunia.

“Atau mungkin kita diutus jadi utusan Indonesia untuk mewakili Indonesia bernyanyi di negara orang atau seperti apa, itu kita sama-sama berharap, sama-sama berdoa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Siprianus mengungkap bagaimana capaian “Tabola Bale” jauh di luar ekspektasinya, tidak seperti kondisi saat ini—di mana lagu-lagu Timur Indonesia begitu mudah diterima dalam skala nasional.

“Apa yang terjadi pada hari ini, itu di luar ekspektasi kami. Sangat-sangat di luar ekspektasi kami,” tuturnya. “Kita tahu bersama bahwa musik Timur itu kan termasuk dalam lagu daerah, tidak semua orang bisa mencerna lagu itu, tidak semua orang bisa mendapatkan apa yang disampaikan oleh lagu itu.”

“Tapi pada intinya, kalau seandainya musik itu sebenarnya pemersatu, kalau seandainya musik sudah bermain, di situ musiknya bagus, semua happy, pasti semua orang akan bergoyang,” pungkas Siprianus Bhuka.