YOGYAKARTA – Profil Ozzy Osbourne menjadi topik yang hangat dibicarakan. Hal itu terjadi lantaran Ozzy Osbourne meninggal dunia dua pekan setelah konser perpisahan dengan Black Sabbath. Sosok vokalis dari Inggris tersebut dianggap sebagai salah satu legendaris musik aliran heavy metal. Artikel ini akan membahas sosok Ozzy Osbourne.
Profil Ozzy Osbourne
Ozzy Osbourne dikenal sebagai vokalis band Inggris, Black Sabbath. Pria dengan nama asli John Michael Osbourne itu lahir pada tanggal 3 Desember 1948 di Aston, Birmingham, Inggris. Ia lahir dari keluarga buruh pabrik.
Masa kecil Osbourne memang cukup keras. Beberapa pengalaman buruk pernah ia dapatkan. Misalnya, ia pernah menjadi korban kekerasan seksual di usia 11 tahun. Di usia 15 tahun, ia didiagnosis mengidap disleksia dan akhirnya putus sekolah. Osbourne kemudian memutuskan untuk mencari uang dengan bekerja sebagai buruh kasar.
Hidup Osbourne memang tak mulus. Ia pernah beberapa kali ditangkap polisi dan dipenjara karena kasus pencuria. Namun, kehidupan kerasnya itu yang justru membentuk Prince of Darkness hingga seperti yang sekarang.
Musik ia jadikan pelampiasan kemalangan hidupnya. Pada akhirnya, Osbourne dianggap sebagai salah satu vokalis dengan suara dan aliran musik yang ikonik di jagad musik rock Inggris.
Karier Musik Ozzy Osbourne
Karier Ozzy Osbourne di bidang musik tak bisa lepas dari jasa Terence Geezer Butler. Di usia 19 tahun, ia dan rekannya mulai membentuk band yang dinamai Earth. Saat itu Osbourne menjadi vokalis sedangkan Geezer Butler sebagai basis. Setelah itu dua personil lainnya melengkapi yakni Tony Lommi sebagai gitaris dan Bill Ward sebagai drummer.
Sayangnya nama band Earth besutan Osbourne tak digunakan lama karena ada band lain yang telah menggunakan nama tersebut. Setelah itu, dipilihlah nama Black Sabbath. Nama Black Sabbath diambil dari film horor yang disutradari oleh Mario Bava pada tahun 1963.
Black Sabbath mendapat kontrak untuk yang pertama kali dari label Philips Records, Inggris. Ia juga berhasil merisil album perdananya di tahun 1970. Di awal perilisan, Black Sabbath sempat dihujat oleh masyarakat Inggris. Tak jarang pula muncul pemberitaan negatif tentang band tersebut.
Menariknya, album yang dinamai dengan Black Sabbath ity justru berhasil masuk 10 besar tangga lagu Inggris. Di Amerika, band tersebut juga naik di posisi 23 tangga lagu populer. Sejak saat itu popularitas band Inggris tersebut terus naik hingga dikenal di seluruh dunia.
Ozzy Osbourne Hengkang dari Black Sabbath
Meski meraih keberhasilan, Ozzy Osbourne memutuskan untuk keluar dari band bentukannya di tahun 1977. Sebelum Osbourne keluar, band tersebut memang diisukan miring oleh media. Osbourne dan rekan satu band mulai kecanduan alkohol dan narkoba. Alasan itu yang membuat manajemen band kacau balau. Bahkan Osbourne harus bercerai dengan istrinya meski keduanya telah dikaruniai dua orang anak.
Osbourne memilih memulai proyek solonya sendiri dengan merilis album yang dinamai dengan Blizzard of Ozz. Album solonya kembali meraih kesuksesan di industri musik bahkan hingga tahun 2000-an. Ia juga merilis album solo lainnya seperti Down to Earth (2001), Under Cover (2005), Black Rain (2007), Scream (2010), Ordinary Man (2020). Bahkan di tahun 2020 Osbourne masih sempat merilis almbum solo berjudul Patient Number 9.
Itulah informasi terkait profil Ozzy Osbourne. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.