JAKARTA - Black Sabbath telah menyelesaikan pertunjukan terakhirnya di Villa Park, Birmingham pada 5 Juli lalu. Namun, kisah-kisah di belakang panggung masih menarik untuk dibahas, salah satunya adalah tidak adanya Mötley Crüe dalam deretan penampil tamu.
Seperti diketahui, Sabbath punya kaitan erat dengan Mötley Crüe. Tidak hanya sama-sama mrngusung musik heavy metal, Nikki Sixx menyatakan bahwa bandya punya hutang budi dengan Ozzy Osbourne.
Pada tahun 1984, Ozzy yang keluar dari Sabbath dan melanjutkan karier sebagai solois, mengajak Mötley Crüe sebagai band pembuka untuk tur “Shout at the Devil”.
“Ozzy dan Sharon memberi kami tur besar pertama kami di tahun 1984, tepatnya di tur Shout at the Devil,” tulis Nikki Sixx, mengutip keterangan unggahan, Selasa, 15 Juli.
“Mereka memberi kami kesempatan untuk bermain di depan Ozzy dan menurut saya, justru membuat band ini bubar. Selamat atas karier yang luar biasa dan perpisahan yang luar biasa,” lanjut Nikki.
Namun terkait ketidakhadirannya di konser perpisahan Sabbath, bassis Mötley Crüe itu menyebut kondisi band saat itu tidak memungkinkan untuk tampil.
"Kami sedang mengalami masalah kesehatan di dalam band,” kata Sixx tanpa menyebut nama personel yang dimaksud.
Tidak hanya untuk Sabbath,Mötley Crüe juga menunda residensi di Las Vegas awal tahun ini, karena Vince Neil membutuhkan waktu istirahat untuk pulih dari prosedur medis. Selain itu, konser di festival Boardwalk Rock juga dibatalkan dengan alasan yang sama.
Adapun, penundaan residensi menyusul kecelakaan fatal yang melibatkan jet pribadi Neil. Sang frontman tidak berada di dalam pesawat saat kecelakaan, tetapi pacarnya, Rain Andreani, dan temannya mengalami cedera, meskipun diperkirakan tidak mengancam jiwa,” tuturnya.
Mereka berdua juga dibawa ke rumah sakit bersama kopilot pesawat yang juga terluka. Sementara, pilot pesawat tewas dalam kecelakaan.
Selain itu, Sixx juga membagikan kondisi kesehatannya saat ini, di mana ia sangat serius untuk menjaga kesehatan dan rutin menjalani tes darah.
"Saya bekerja KERAS dan saya tidak tertarik mati karena pekerjaan dan STRES," katanya. "Saya memeriksa darah saya dua kali setahun dan KAMI fokus untuk selalu meningkatkan kesehatan, tujuan saya.”
BACA JUGA:
Lebih lanjut, Sixx menyatakan dirinya tidak ingin tampil di atas panggung—yang dianggap tidak semenyenangkan ketika bersama dengan keluarga.
"Saya memiliki istri yang luar biasa, lima anak emas, dan seorang cucu perempuan yang cantik. Apakah menurut Anda sebagian dari kesenangan saya di masa lalu sepadan dengan menghancurkan kehidupan indah yang saya bangun? Tidak pernah. Inilah saatnya. Berusaha lebih keras atau mati perlahan,” tutur Sixx.
“Kita semua mati, beberapa hanya menyerah lebih cepat…. Saya berencana untuk mencapai usia 100 tahun. Itu akan membuat para kritikus marah. Selamat menikmati akhir pekan Anda,” tandasnya.