YOGYAKARTA - Memainkan alat musik rebana membutuhkan tenaga serta ketepatan saat tangan memukul permukaan kulitnya. Ketepatan dan kekuatan yang pas akan menghasilkan bunyi yang merdu dan nyaman didengar. Lantas bagaimana cara memainkan rebana yang benar?
Menurut buku Target Nilai Rapor 10: Kupas Habis Semua Pelajaran SD/MI Kelas 3 karya Tim Guru Indonesia, rebana termasuk alat musik ritmis yang tidak memiliki nada tetap. Namun nada atau iramanya bisa diciptakan sendiri melalui pukulan yang dilakukan secara teratur.
Sinkronisasi antara tangan kiri dan tangan kanan sangat dibutuhkan dalam teknik bermain rebana karena alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan. Keterampilan ini perlu dilatih terus-menerus agar dapat menghasilkan suara yang indah.
Mari pelajari bagaimana cara memainkan rebana secara benar dari teknik ketukan dan gerakan tangannya.
Kekuatan dan Ketepatan Pukulan Rebana
Rebana merupakan alat musik yang termasuk dalam jenis membranofon, yaitu kelompok alat musik yang menghasilkan bunyi dari getaran membran atau kuli.Salah satu tantangan utama dalam memainkan rebana adalah menjaga keseimbangan antara kekuatan dan ketepatan saat memukul permukaan kulit rebana dengan tangan.
Dalam jurnal Akulturasi Kesenian Rebana oleh Syahrul Syah Sinaga, dijelaskan bahwa rebana adalah alat musik perkusi yang termasuk dalam kelompok membranofon karena bunyinya berasal dari getaran membran atau kulit hewan.
Jika pukulan terlalu lemah, suara yang dihasilkan akan terlalu pelan. Sementara jika terlalu kuat, suaranya menjadi berlebihan. Oleh sebab itu, teknik memukul rebana dengan tangan perlu diasah secara konsisten agar menghasilkan bunyi yang indah dan harmonis.
Selain kekuatan, ketepatan dalam memukul juga memegang peranan penting agar suara rebana dapat menyatu dengan musik pengiring lainnya. Dengan kata lain, pemain rebana harus mampu mengontrol kekuatan dan ketepatan pukulan secara bersamaan untuk menciptakan irama yang selaras.
Koordinasi antara Tangan Kiri dan Kanan
Suara yang dihasilkan dari rebana sangat bergantung pada cara memainkannya, teknik yang digunakan, serta ukuran dari alat musik tersebut. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat memainkan rebana antara lain adalah kekuatan dan ketepatan saat memukul kulit rebana, serta perlunya koordinasi yang baik antara tangan kiri dan kanan.
Teknik memainkan rebana memang mengandalkan koordinasi dua tangan. Tangan kiri berperan sebagai penyangga atau penopang rebana. Sedangkan tangan kanan berfungsi untuk mengatur kekuatan dan ketepatan pukulan agar menghasilkan bunyi yang sesuai.
Untuk pemula, sebaiknya memulai dengan mempelajari teknik dasar yang paling mudah, seperti mengenali perbedaan suara dari tiap pukulan. Selain itu, penting juga untuk memahami cara memegang rebana dengan benar dan memukulnya dengan teknik yang tepat agar tangan tidak cedera.
Memperhatikan Tekniknya
Setelah menguasai teknik dasar dalam memainkan rebana, langkah selanjutnya adalah mencoba menciptakan ritme yang saling bersahutan dengan memukul rebana secara serempak. Dalam proses ini, koordinasi antara gerakan dan konsentrasi sangat dibutuhkan agar suara yang dihasilkan terdengar harmonis dan menyenangkan.
Untuk dapat memainkan rebana dengan baik, pemain harus memahami teknik memukul yang benar. Salah satu teknik umum adalah memukul dari bagian luar menuju ke tengah kulit rebana.
Cara ini mampu menghasilkan bunyi yang jernih dan tajam. Selain itu, pengaturan posisi jari dan telapak tangan juga penting agar pukulan memiliki kekuatan dan ketepatan yang sesuai.
Demikianlah penjelasan cara memainkan rebana dengan teknik yang benar. Walaupun teknik bermain rebana tidak mudah, banyak orang yang tertarik mempelajarinya karena alat musik ini mampu menciptakan suasana yang semarak. Baca juga cara memainkan rebab.
Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI. Kami menghadirkan info terbaru dan terupdate nasional maupun internasional.