Bagikan:

JAKARTA - Insan musik Indonesia ikut berduka atas meninggalnya salah satu talenta musik terbaik bangsa, Titiek Puspa.

Ahmad Dhani sebagai Dewan Pembina Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) ikut menyampaikan dukanya atas kehilangan besar yang dialami industri musik Tanah Air.

“Menurut saya, Titiek Puspa adalah dewinya komposer Indonesia. Belum ada pencipta lagu wanita seperti beliau,” kata Dhani saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 10 April.

Pentolan Dewa 19 itu juga menyebut Titiek sebagai sosok yang punya kepedulian besar terhadap kelangsungan hidup para penulis lagu di Indonesia. Dia bahkan menyebut adanya niatan untuk mengangkat almarhumah sebagai anggota Dewan Pembina AKSI.

“Kemarin kita sebenarnya ingin mengajak beliau menjadi Dewan Pembina, tapi takdir berkata lain. Dan beliau sudah setuju sebenarnya untuk jadi Dewan Pembina AKSI,” ujar Dhani.

Musisi 52 tahun itu juga meyakini Titiek adalah salah satu penulis lagu yang tidak mendapat hak ekonominya yang layak untuk karya-karyanya.

“Menurut saya, Titiek Puspa salah satu pencipta lagu yang belum full diberikan haknya oleh LMK (Lembaga Manajemen Kolektif). Saya yakin itu. Padahal berapa banyak lagunya Titiek Puspa yang dinyanyikan, termasuk oleh NOAH juga, ‘Kupu Kupu Malam’,” tutur Dhani.

“Eyang Titiek sudah bersedia jadi Dewan Pembina. Habis ini pasti saya ketemu sama anaknya Eyang Titiek, karena Eyang Titiek mempunyai legacy yang luar biasa, lagunya banyak sekali. Dan kalau AKSI diberi kuasa untuk (mengurus hak cipta) lagu-lagunya Eyang Titiek, kita langsung telepon Ariel, ‘Ril, jangan lupa, lagunya Eyang Titiek, Kupu Kupu Malam, direct license.’”

Sebagai informasi, Titiek Puspa meninggal dunia di usia 87 tahun pada Kamis, 10 April pukul 16.25 WIB, setelah dua pekan dirawat di RS Medistra, Jakarta.

Titiek Puspa dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jumat, 11 April.