Bagikan:

JAKARTA - Unit asal Meksiko, Grupo Firme dilarang untuk manggung di acara yang digelar di Sinaloa. Pesan ancaman muncul lewat sebuah spanduk yang tidak diketahui siapa yang melakukannya.

"Grupo Firme, jika kalian bermain di Karnaval Mazatlan, kami akan membunuh kalian semua. Ingatlah bahwa kalian tinggal di Tijuana, jadi kami akan membunuh bahkan mereka yang memasang lampu;" demikian bunyi pesan di spanduk, mengutip Latin Times, Jumat, 28 Februari.

Ancaman tersebut membuat Music MVP Entertainment sebagai label, memutuskan untuk membatalkan keterlibatan Firme yang dijadwalkan tampil di Karnaval Mazatlan pada Sabtu, 1 Maret besok.

Meskipun tidak ada yang mengklaim kepemilikan atas spanduk, Latin Times menyebut pesan ancaman biasanya ditinggalkan oleh kartel yang tidak menyukai grup dimaksud, yang diduga karena hubungan dengan organisasi kriminal lainnya.

Firme bukan satu-satunya yang menerima ancaman. Beberapa artis seperti Natanael Cano, Peso Pluma, dan Oscar Maydon juga mendapat pesan serupa.

Ancaman pertama datang pada Januari lalu, yang muncul dalam bentuk "narcomanta" (spanduk kartel) di sebuah sekolah menengah di Hermosillo.

Spanduk itu berbunyi: "Tetaplah pada profesi Anda sebagai musisi. Ini bukan tentang menyanyikan lagu-lagu koridos, ini tentang bekerja sama secara finansial atau melalui tindakan ilegal apa pun. Jika Anda mengabaikan peringatan ini, Anda akan dieksekusi. Att. Jalisco Mata Salaz."

Merespon ancaman tersebut, Cano mengunggah sebuah gambar di media sosial dan mengungkapkan pendapatnya. "Satu-satunya selimut yang membuatku khawatir saat ini. Apakah menurutmu selimut itu akan membuatku tetap hangat?"

Di sisi lain, Maydon yang menerima ancaman pembunuhan di Aguascalientes, dijadwalkan tampil di Palenque de la Feria de Aguascalientes bersama Sebastián Cruz dan Víctor Mendivil pada 8 Maret mendatang. Karena ancaman tersebut, penyelenggara mengumumkan bahwa konser tersebut telah dibatalkan.