Bagikan:

JAKARTA - Kematian Liam Payne yang tragis masih menyisakan tanda tanya. Sejumlah orang dinilai bertanggung jawab atas kelalaian yang menyebabkan sang member One Direction melompat dari balkon kamarnya 16 Oktober lalu.

Salah satu yang ramai disorot adalah mantan kekasih, Kate Cassidy yang diketahui berada di kamar hotel bersama Liam di Buenos Aires, Argentina. Setelah lama diam, Kate akhirnya buka suara.

Kepada The Sun, Kate mengatakan jika ia tak menyangka kondisi Liam Payne akan memburuk. Menurutnya, Liam tampak baik-baik saja saat ia harus pergi lebih dulu dari hotel.

"Awalnya, kami pikir kami hanya akan berada di Argentina selama seminggu… Kami punya tanggung jawab. Kami punya anjing, dan tentu saja saya tidak pernah menyangka kejadian ini akan terjadi," kata Kate Cassidy mengutip NME pada 6 Februari.

Sang mantan menyadari riwayat Liam yang mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang. Namun ia tak mengira saat ia pergi, hal buruk akan terjadi.

"Saya tidak pernah menyangka ini akan terjadi. Jika saya bisa melihat masa depan, saya tidak akan pernah meninggalkan Argentina," tegasnya.

Hubungan keduanya memang tak mulus. Di wawancara tersebut, Kate Cassidy masih kerap bersama mendiang dan kerap putus-nyambung.

"Saya tetap bersama Liam dalam suka dan duka. Dan menurut saya cinta itu sangat optimis, dan Anda hanya berharap bahwa... pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja," katanya.

Dari laporan Desember lalu, setidaknya lima orang didakwa terkait kematian Liam Payne. Proses hukum masih berlangsung untuk menguak seluruh fakta yang terjadi di momen nahas tersebut.