Bagikan:

JAKARTA - PT Idea Music Entertainment atau iMe Indonesia sebagai salah satu promotor musik yang sering membawa artis K-pop ke Indonesia, melihat bahwa kedisiplinan dalam pembayaran royalti sebagai sesuatu yang esensial untuk industri pertunjukan.

Tama selaku Project Manager iMe Indonesia mengatakan, pihaknya selalu memastikan kewajiban promotor sebagai prioritas utama, terutama terkait pembayaran royalti.

“Sebagai promotor yang sering menghadirkan konser musisi internasional, terutama artis K-pop, pembayaran royalti merupakan salah satu prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan acara,” kata Tama, melalui pesan tertulis kepada VOI, Senin, 13 Januari.

“Kami selalu memastikan bahwa semua kewajiban, termasuk pembayaran royalti, diselesaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” lanjutnya.

Promotor musik yang menyelenggarakan konser BLACKPINK di Jakarta pada tahun 2023 itu meyakini bahwa kedisiplinan dalam membayar royalti merupakan upaya untuk mendukung ekosistem musik yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa disiplin dalam pembayaran royalti menjadi faktor penting untuk mendukung keberlanjutan industri musik di Indonesia. Dengan memastikan hak-hak pencipta lagu, musisi, dan semua pihak terkait dihormati, kami turut memberi dampak ekosistem yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Tama.

Lebih lanjut,Tama menyatakan komitmen iMe Indonesia untuk terus bekerjasama dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).

“Kedepannya, kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan LMKN dan LMK dalam memastikan semua hak royalti disalurkan secara adil dan tepat waktu. Kami juga berharap dapat terus menghadirkan konser musik internasional yang berkualitas di Indonesia, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu target pasar industri tingkat internasional,” katanya.

Adapun, iMe Indonesia jadi salah satu promotor musik yang masuk dalam daftar Top 10, yang mana disampaikan LMKN dalam Laporan Penghimpunan Royalti Kategori Live Event pada Desember lalu.

Dalam daftar tersebut, terdapat beberapa promotor musik yang dikenal sering membawa artis-artis K-pop ke Tanah Air, seperti iMe Indonesia, CK Star, dan Dyandra.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung dan memajukan industri hiburan Indonesia, khususnya dalam hal pembayaran royalti yang transparan dan tepat waktu,” pungkas Tama.