Bagikan:

JAKARTA - Bulan suci Ramadan membuat pola mobilitas masyarakat mengalami penyesuaian pada waktu-waktu tertentu, seperti menjelang berbuka puasa atau sore hari ketika kondisi lalu lintas cenderung lebih padat dibandingkan hari biasa.

Hal itu tentunya menuntut seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keselamatan selama perjalanan. Menurut Trainer Yamaha Riding Academy (YRA) Indonesia, Muhammad Arief, selama bulan puasa, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri karena seperti kelelahan, dehidrasi, dan menurunnya konsentrasi bisa meningkatkan risiko saat berkendara, terutama di jam-jam menjelang berbuka yang lalu lintasnya lebih padat.

"Maka dari itu, pengendara sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik, mengatur waktu perjalanan, serta tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara," katanya, dalam keterangan resminya yang diterima, Kamis, 5 Maret.

Untuk bisa menjalani bulan puasa sekaligus bermobilitas dengan nyaman, Yamaha Riding Academy memberikan beberapa tips simple yang dapat diterapkan selama berkendara di bulan puasa:

Persiapan Fisik Sejak Sahur

Untuk menunjang aktivitas dan mobilitas seharian di bulan Ramadan, para pengendara sepeda motor tentu saja tetap perlu mengonsumsi makanan bergizi dan minum air yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi saat bermobilitas hingga sore hari. Tambahan konsumsi vitamin sebelum beraktivitas juga dapat membantu menjaga stamina agar tetap bugar.

Atur Waktu & Hindari Terburu-buru

Selain kondisi fisik pengendaranya yang perlu dipersiapkan dengan baik, tetapi mengelola waktu yang baik juga menjadi hal penting untuk dipertimbangkan karena dapat membantu pengendara terhindar dari kebiasaan terburu-buru saat berkendara. Terlebih lagi saat sore menuju waktu berbuka puasa yang pastinya kondisi jalan cenderung lebih padat, pengendara diimbau untuk tidak tergesa-gesa atau bahkan jika memungkinkan bagi umat Muslim yang menjalani ibadah puasa namun masih dalam perjalanan saat waktu berbuka, salah satu manajemen waktu yang diperlukan adalah membawa bekal berupa makanan ringan dan air mineral untuk berbuka saat sudah waktunya meski masih dijalan.

Jaga Emosi & Konsentrasi Saat Jam Padat

Pada waktu menjelang berbuka puasa, lalu lintas biasanya akan menjadi jauh lebih padat dibanding waktu sebelumnya, sehingga para pengendara diperlukan untuk tetap fokus, hindari emosi, serta lakukan akselerasi secara halus, dan hindari pengereman mendadak (hard braking) agar bisa saling menghargai dan menjaga kenyamanan selama bermobilitas.

Gunakan Riding Gear yang Nyaman

Tidak lupa juga untuk seluruh pengendara agar selalu menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu agar dapat mengurangi terjadinya risiko yang tidak diinginkan. Pemilihan perlengkapan yang nyaman dan tidak panas menjadi hal penting juga untuk diterapkan saat berkendara selama berpuasa sehingga dapat menjaga energi tubuh.