Bagikan:

JAKARTA - Setelah resmi meluncur di Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) buka peluang untuk ekspor Suzuki Satria Pro dan F150 ke pasar ASEAN, mengikuti model sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS Teuku Agha Alravy. Ketika ditanya pasar ekspor, ia menyebutkan beberapa negara tujuan.

“Sementara ASEAN, seperti Filipina, Vietnam, Kamboja, Malaysia. Untuk model ayam jago ini paling besar masih ke Filipina,” katanya, saat ditemui di sela peluncuran, beberapa waktu lalu di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Namun demikian ia tak menjabarkan detail kapan model satu ini akan segera di ekspor ke berbagai negara di atas. Tapi ada beberapa spesifikasi yang diubah sesuai kebutuhan pasar.

"Ada yang Euro nya lebih tinggi dari Indonesia," paparnya.

Seperti diketahui di pasar Indonesia sendiri Suzuki memasang target penjualan yang tinggi, mencerminkan sangat yakin bahwa dapat diterima dengan baik.

“Untuk penjualan di Indonesia target 1.000 satu bulan,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini Suzuki (model lama) masih cukup diminati di pasar roda dua tanah air, bahkan penjualannya mencapai 200-300 unit sebulan.

“Penjualannya sampai 200-300 unit,” paparnya.

Secara spesifikasi, Suzuki Satria Pro dan F150 mengusung mesin yang sama yaitu 4-Stroke 150cc, Double Over Head Camshaft (DOHC), 4-Valve, Fuel Injection, serta menggunakan Liquid Cooled pada sistem pendinginan. Dapur pacu tersebut sudah terkenal menghasilkan tenaga paling besar di kelasnya.