JAKARTA - Merawat kulit wajah kini tidak lagi dipahami sebatas penggunaan skincare atau makeup. Semakin banyak masyarakat yang menyadari kesehatan kulit juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh secara keseluruhan, mulai dari pola makan, kualitas tidur, tingkat stres, hingga gaya hidup sehari-hari.
Karena itu, konsep perawatan dari dalam semakin mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya menjaga kulit tetap sehat dan tampak segar.
Skincare and Aesthetic Expert dr. Yessica Tania, Dipl. AAAM menyakini, kondisi kulit tidak hanya ditentukan oleh perawatan dari luar, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor internal.
"Stres, kurang tidur, pola makan, hingga gaya hidup sehari-hari sangat memengaruhi kesehatan kulit dan kondisi tubuh secara keseluruhan," papar dr. Yessica dalam peluncuran ZEGAVIT Gummy Multivitamin di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.
Perawatan dari dalam tubuh bukan berarti mengesampingkan perawatan dari luar. Di saat yang sama penggunaan makeup memerlukan penyesuaian terhadap kondisi kulit.
"Misalnya mengonsumsi suplemen dengan kandungan kolagen yang bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit akan lebih maksimal bila dikombinasikan dengan biotin dan essential multivitamin. Jika dikonsumsi secara rutin, langkah ini akan mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh dari dalam," tambahnya dr. Yessica.
Beberapa kebiasaan yang membuat kulit tampak lebih tua antara lain tidak membersihkan wajah secara optimal setelah menggunakan makeup, riasan wajah terlalu tebal hingga penggunaan makeup yang tidak sesuai.
Akibatnya, berbagai masalah kulit dapat muncul, mulai dari kemerahan, warna kulit yang tidak merata, kulit kusam, hingga kerusakan skin barrier. Kondisi tersebut dapat membuat wajah tampak kurang sehat dan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
"Makanya anak muda kelihatan boros karena memiliki permasalahan kulit itu. Padahal kalau anak muda usia belasan dan dua puluhan itu kulitnya masih sehat dan warna kulitnya masih rata," kata Yessica.
Selain perawatan kulit dan penggunaan kosmetik yang tepat, faktor gaya hidup juga berperan besar terhadap kondisi kulit. Salah satu yang sering luput dari perhatian adalah kualitas tidur.
"Kalau kita kurang tidur terus-menerus, itu akan mengganggu proses regenerasi kulit yang terjadi di malam hari," ujarnya.
BACA JUGA:
Kurang tidur dapat menghambat proses perbaikan sel kulit yang berlangsung secara alami sehingga kulit lebih mudah tampak kusam dan kehilangan elastisitasnya.
Yessica juga mengingatkan agar konsumsi gula tidak berlebihan karena dapat berdampak pada kualitas kulit.
"Konsumsi gula berlebih bisa memicu inflamasi yang berdampak pada penurunan kualitas kolagen dan elastin," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Senior Brand Manager Kalbe Consumer Health Sisca Rachmadita melihat adanya perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang kesehatan. Menurutnya, wellness kini tidak lagi dianggap sebagai aktivitas tambahan yang menyita waktu, melainkan bagian dari gaya hidup yang dapat dijalani secara nyaman dan menyenangkan.
"Saat ini orang ingin wellness yang tidak terasa seperti beban, tapi bagian dari lifestyle yang enjoyable," ujar Sisca.
Ia menilai pendekatan terhadap self-care perlu menyesuaikan dengan dinamika kehidupan modern yang serba cepat. Di tengah padatnya aktivitas harian, masyarakat cenderung mencari cara-cara sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan tanpa menambah tekanan baru.
Misalnya kini tak sedikit konsumen yang tidak hanya mencari produk bermanfaat, tetapi solusi yang mudah dijalani dan sesuai dengan gaya hidup mereka, termasuk konsumsi multivitamin dalam bentuk gummy.
Multivitamin ini hadir dalam dua varian, yakni Glowme yang mengandung kombinasi kolagen, biotin, dan vitamin esensial yang ditujukan untuk mendukung kesehatan kulit, rambut, dan kuku dari dalam.
Sementara itu, ada pula varian Immu’NFit mengombinasikan ginseng Korea, vitamin C, multivitamin, dan mineral yang dirancang untuk membantu menjaga stamina serta mendukung fungsi sistem imun tubuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
"Sekarang orang-orang semakin sadar pentingnya menjaga diri, tetapi juga ingin melakukannya dengan cara yang lebih praktis dan nyaman. Multivitamin dengan tekstur gummy hadir bukan sekadar sebagai multivitamin, tetapi sebagai bagian dari daily wellness habit yang menyenangkan,” ujar Sisca Rachmadita, Senior Brand Manager Kalbe Consumer Health.